- iPhone dikenal memiliki dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun.
- Chipset buatan Apple dirancang sangat bertenaga untuk penggunaan jangka panjang.
- Nilai jual kembali iPhone tetap stabil dan tinggi dibandingkan ponsel lainnya.
Suara.com - iPhone selalu dibanderol dengan harga tinggi dibandingkan ponsel Android pada umumnya.
Meskipun harganya bikin dompet bergetar, banyak orang tetap setia memilih iPhone sebagai daily driver mereka.
Bukan sekadar adu gengsi, iPhone dikenal sebagai gadget yang sangat awet dan relevan untuk pemakaian bertahun-tahun.
Bahkan di tahun 2026 ini, Anda mungkin masih menemui orang yang nyaman menggunakan iPhone 7, padahal Apple sudah merilis seri iPhone 17.
Berikut ini, 6 alasan mengapa iPhone sangat worth it untuk pemakaian jangka panjang.
![iPhone 13 vs iPhone 14. [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/28/66032-iphone-13-vs-iphone-14.jpg)
1. Dukungan Update iOS yang Panjang
Salah satu keunggulan mutlak Apple adalah dukungan pembaruan sistem operasi (iOS) yang sangat lama, biasanya berkisar antara 5 hingga 7 tahun.
Sebagai contoh, iPhone 11 yang rilis tahun 2019 diprediksi masih bisa menikmati iOS 26.
Artinya, meski ponsel Anda sudah berusia 5 tahun, Anda tetap bisa menikmati fitur terbaru, peningkatan keamanan, dan performa yang tetap segar.
Baca Juga: Kulit Kering Sebaiknya Pakai Bedak Apa? Ini 4 Pilihannya untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Apple benar-benar menjaga perangkat lamanya agar tetap relevan dan tidak cepat ketinggalan zaman.
2. Chipset Overpower yang Melampaui Zamannya
Apple selalu membekali perangkatnya dengan chipset buatan sendiri, yaitu Apple Silicon seri A-Bionic atau seri Pro.
Chip ini dirancang jauh melampaui kebutuhan aplikasi di masa rilisnya.
Maka tak heran, iPhone keluaran 3-4 tahun lalu masih sangat sanggup melibas game berat atau aplikasi modern tanpa kendala berarti.
Dengan chipset seperti A19 Pro yang ada pada iPhone 17 Pro Max, performa ponsel dipastikan tetap kencang meski sudah dipakai bertahun-tahun.