- Dokumen Epstein Files rilis Januari 2026 mengungkap jaringan global Jeffrey Epstein.
- Nama Jokowi dan Sri Mulyani muncul dalam dokumen laporan investasi JP Morgan.
- Keterlibatan tokoh Indonesia murni terkait informasi pasar saham dan analisis ekonomi.
Suara.com - Epstein Files atau Dokumen Epstein ramai menjadi perbincangan netizen dalam beberapa hari terakhir. Beberapa tokoh termasuk Joko Widodo (Jokowi) dan Sri Mulyani ternyata muncul di Epstein Files.
Dengan banyaknya pencarian, Epstein Files bahkan masuk dalam salah satu topik tertinggi pada Google Trends selama dua hari terakhir.
Nama Sri Mulyani menuai sorotan setelah putra Menkeu RI Purbaya, Yudo Achilles Sadewa, mengunggah Insta Story dengan menyebut SM.
"EFTA01789581.pdf. Hmm, di dokumen Jeffrey Epstein kok ada SM ya?" tulis akun @bc.8a41121a milik Yudho.
Pada file lain dengan nomor 'EFTA01978403', nama Joko Widodo juga disebut beberapa kali.
Sebagai informasi, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice alias DOJ) telah merilis Epstein Files pada akhir Januari 2026.

Dokumen tersebut memuat tiga juta halaman, 180 ribu file foto, dan 2.000 buah video.
DOJ mengunggah Epstein Files atau Dokumen Epstein di laman resmi sehingga warga Amerika Serikat hingga netizen internasional dapat mengaksesnya.
Tentang Epstein Files
Baca Juga: Dokumen Jeffrey Epstein Sebut Nama Donald Trump dan Bill Clinton, Apa Kasusnya?
Epstein Files memuat informasi mengenai segala tindakan serta koneksi Jeffrey Epstein.
Skandal Jeffrey Epstein mencapai puncaknya melalui rilis jutaan dokumen dalam Epstein Files, sebuah pengungkapan masif hasil investigasi selama dua dekade yang dipicu oleh Epstein Files Transparency Act 2025.
Meskipun Epstein tewas secara misterius sebelum persidangan federal, dokumen-dokumen ini mengungkap jaringan perdagangan seks anak.
Dokumen turut menyebut tokoh-tokoh global seperti Bill Clinton, Donald Trump, Elon Musk, hingga anggota kerajaan.
Skandal ini tidak hanya memicu perdebatan mengenai teori konspirasi dan pemerasan politik, tetapi juga menyoroti bagaimana kekayaan dan koneksi elite mampu melindungi pelaku kejahatan dari jerat hukum selama bertahun-tahun.
Mengapa Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul Epstein Files?