Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Husna Rahmayunita

Senin, 30 Maret 2026 | 12:33 WIB
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
Fenomena Pink Moon pada April 2026 Apakah Tampak di Indonesia? (freepik)

2. Berada di konstelasi Virgo

Pada saat puncaknya, bulan berada di area langit yang termasuk dalam konstelasi Virgo, salah satu rasi bintang yang cukup dikenal dalam astronomi.

3. Jarak sekitar 393 ribu kilometer dari Bumi

Jarak ini tergolong normal untuk fase bulan purnama, sehingga tidak ada perbedaan signifikan dalam ukuran visual dibandingkan purnama lainnya.

4. Termasuk Paschal Full Moon

Pink Moon 2026 merupakan bulan purnama pertama setelah ekuinoks Maret. Dalam tradisi Kristen Barat, momen ini digunakan sebagai acuan untuk menentukan Hari Paskah.

5. Berkaitan dengan perayaan keagamaan

Selain Paskah, fenomena ini juga bertepatan dengan Chaitra Purnima dalam tradisi Hindu, yang biasanya diisi dengan kegiatan spiritual seperti doa dan refleksi diri.

Cara Melihat Pink Moon dengan Jelas

baca juga

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar pengalaman melihat Pink Moon jadi lebih maksimal:

1. Pilih lokasi terbuka

Cari tempat dengan pandangan luas ke langit seperti lapangan atau area terbuka. Ini penting agar bulan bisa terlihat jelas tanpa terhalang bangunan atau pepohonan.

2. Hindari polusi cahaya

Usahakan menjauh dari lampu kota atau sumber cahaya terang. Lingkungan yang gelap akan membuat cahaya bulan terlihat lebih terang dan detailnya lebih jelas.

3. Amati saat bulan terbit

Waktu terbaik adalah saat bulan mulai muncul di cakrawala pada sore atau malam hari. Pada momen ini, bulan sering tampak lebih besar dan berwarna kekuningan atau oranye.

4. Pastikan cuaca cerah

Langit yang bersih tanpa awan tebal sangat menentukan kualitas pengamatan. Awan bisa membuat bulan terlihat buram atau bahkan tidak terlihat sama sekali.

5. Gunakan alat bantu (opsional)

Jika ingin melihat detail seperti kawah dan tekstur permukaan bulan, kamu bisa menggunakan binokular atau teleskop sederhana.

Demikianlah informasi lengkap terkait fenomena Pink Moon pada April 2026 yang bisa kamu saksikan langsung dari Indonesia selama kondisi langit cerah. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB

Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya

Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya

Tekno | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:38 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×