-
Fenomena Pink Moon akan mencapai puncaknya pada Kamis, 2 April 2026.
-
Parade Planet Merkurius, Mars, dan Saturnus terlihat pada pertengahan April 2026.
-
Puncak Hujan Meteor Lyrids terjadi pada malam tanggal 21-22 April 2026.
Suara.com - Kabar gembira bagi Anda pencinta astronomi atau yang sekadar hobi memandangi langit malam.
Pada April 2026 mendatang, langit Indonesia akan dimeriahkan oleh sederet fenomena alam menakjubkan yang sayang untuk dilewatkan.
Mulai dari purnama yang ikonik hingga hujan meteor salah satu yang tertua dalam sejarah, hampir semua bisa dinikmati dengan mata telanjang pada April 2026 nanti.
Berikut ini, daftar lengkap fenomena langit yang akan terjadi pada April 2026.
1. Pink Moon
Di awal bulan, fase bulan purnama yang dijuluki "Pink Moon" akan menghiasi langit pada Rabu, 1 April 2026 dan mencapai puncaknya pada Kamis, 2 April 2026 pukul 09.11 WIB.
Meski namanya Pink Moon, bulan tidak akan berubah warna menjadi merah muda.
![Pink Moon. [Yuri Cortez/AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/02/26714-pink-moon.jpg)
Nama ini diambil dari tradisi suku asli Amerika yang merujuk pada mekarnya bunga liar Phlox subulata di musim semi.
Suku Algonquin menyebutnya sebagai "Bulan Es Pecah", menandai berakhirnya musim dingin.
2. Merkurius di Titik Elongasi Terbesar
Bagi Anda yang ingin melihat planet Merkurius dengan jelas, tanggal 3 April 2026 adalah waktu yang tepat.
Planet ini akan mencapai elongasi barat terbesarnya, sehingga posisinya tampak cukup jauh dari Matahari dan lebih mudah diamati sebelum fajar menyingsing.
3. Pendekatan Komet C/2026 A1 MAPS
Komet baru C/2026 A1 (MAPS) diprediksi akan mencapai titik terdekat dengan Matahari (perihelion) pada 4 April 2026.
Ada potensi komet ini akan tampak sangat terang di langit, meski perilaku komet sering kali sulit ditebak dan penuh kejutan.