Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat

Farah Nabilla | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB
Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat
Ilustrasi peringatan tsunami saat gempa Sulut M 7.6 pada Selasa 2 April 2026. (BMKG)
  • Gempa Sulawesi Utara M 7.6 terjadi di tenggara Bitung kedalaman 18 km.

  • Netizen kritik BMKG karena notifikasi peringatan tsunami dan gempa dinilai terlambat muncul.

  • Tsunami setinggi 0.3 meter terdeteksi di Halmahera Barat pukul 07.08 WITA.

Suara.com - Gempa M 7.6 yang melanda wilayah sekitar Sulawesi Utara memicu kehebohan di media sosial. Peringatan serta notifikasi Gempa Sulawesi Utara M 7.6 turut memancing keluhan mengingat warganet menganggapnya terlambat atau telat.

Sebagai informasi, gempa berpusat pada 127 km tenggara Bitung - Sulawesi Utara, dengan kedalaman 18 km pukul 05:48 WIB atau 06:48 WITA.

"Info Gempa Mag:7.3, 02-Apr-26 05:48:14 WIB, Lok:1.21 LU,126.25 BT (127 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:18 Km ::BMKG," bunyi keterangan media sosial BMKG.

Terdapat perbedaan data gempa di dekat Sulawesi Utara (Sulut) melalui aplikasi, situs resmi, hingga media sosial X.

Media sosial BMKG awalnya mencatat magnitudo 7.3 sementara situs resmi BMKG mengungkap gempa M 7.6.

Peringatan tsunami yang diberikan oleh akun X BMKG tak luput dari sorotan publik.

Netizen keluhkan notifikasi peringatan gempa dan tsunami dari BMKG telat. (X)
Netizen keluhkan notifikasi peringatan gempa dan tsunami dari BMKG telat. (X)

"Pemutakhiran,Peringatan Dini Tsunami di MALUT,SULUT, Gempa Mag:7.6, 02-Apr-26 05:48:16WIB, Lok:1.25LU,126.27BT,Kdlmn:62Km::BMKG," tulis akun X BMKG.

Postingan tersebut nampak diunggah oleh akun X BMKG pada Selasa 2 April 2026 pukul 06:10 WIB.

Sementara sensor sendiri mendeteksi pada 05:48 WIB. Notifikasi gempa juga dianggap terlambat oleh netizen.

Beberapa pengguna aplikasi BMKG juga menyatakan bahwa mereka menerima notifikasi peringatan sekitar pukul 06:10 WIB atau 07.10 WITA.

Padahal pada daftar peringatan, terdapat potensi tsunami di wilayah tertentu pada pukul 05:54:14 WIB atau 06:54:14 WITA.

Berikut daftar peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh aplikasi BMKG (urutan yaitu wilayah, status, potensi tsunami tiba):

  • KOTA-TERNATE (MALUT) SIAGA 02-04-2026 05:53:14
  • HALMAHERA (MALUT) SIAGA 02-04-2026 05:54:14
  • KOTA-TIDORE (MALUT) SIAGA 02-04-2026 05:56:14
  • KOTA-BITUNG (SULUT) SIAGA 02-04-2026 06:12:14
  • MINAHASA BAGIAN SELATAN (SULUT) SIAGA 02-04-2026 06:17:14
  • MINAHASA-SELATAN BAGIAN SELATAN (SULUT) SIAGA 02-04-2026 06:18:14
  • MINAHASA-UTARA BAGIAN SELATAN (SULUT) SIAGA 02-04-2026 06:18:14
  • SANGIHE (SULUT) WASPADA 02-04-2026 06:14:14
  • MINAHASA-UTARA BAGIAN UTARA (SULUT) WASPADA 02-04-2026 06:15:14
  • BOLAANGMONGONDOW BAGIAN SELATAN (SULUT) WASPADA 02-04-2026 06:21:14

Update terbaru, BMKG mengungkap telah terjadi tsunami pukul 07:08 WITA setinggi 0.3 m di Halmahera Barat.

"Pemutakhiran tsunami akibat Gempabumi Mag:7.6. Telah terdeteksi tsunami di Halmahera Barat pukul 07:08 WITA setinggi 0.3 m, Bitung pukul 07:15 WITA setinggi 0.2m," tulis BMKG.

Postingan peringatan BMKG yang dianggap telat menuai kritik dari netizen.

"Giliran di Jawa ngoni capat, giliran di Indonesia timur ya Allah eee tong tunggu sampe nasi kuning di salero so abis baru ngoni pengumuman," cuit @M**tr*PT.

"Kaget tadi cek aplikasi baru muncul 06:10. Padahal potensi tsunami tiba 05:53 duh," pendapat @jim**o*of.

"Gimana ini modapa siram deng teh panas, talalu lama update," keluh @so**an*_OP.

"Kok lama update-nya, biasa cepet?" tulis @kim**rl**iouz. Ada pula netizen yang menilai keterlambatan tersebut ada hubungan dengan pemotongan anggaran BMKG.

Penjelasan BMKG terkait Alur Diseminasi Informasi Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi M7.6 di Pulau Batang Dua, Maluku Utara

Berdasarkan pemberitaan dan isu yang beredar di masyarakat mengenai adanya keterlambatan informasi Peringatan Dini Tsunami pasca gempabumi Magnitudo 7.6 di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, BMKG menegaskan bahwa seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam analisis data gempabumi, pemodelan tsunami, serta diseminasi informasi peringatan dini tsunami telah berjalan sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Adapun kronologi penyebarluasan informasi kejadian peringatan dini gempa M7.6 (PD1 hingga PD4) : Berdasarkan sistem Indonesia Tsunami Early Warning System (Ina-TEWS), informasi peringatan dini telah dikeluarkan dalam empat tahapan (PD) secara presisi:

  • Peringatan Dini 1 (PD1): Parameter gempa awal dirilis pada pukul 05:50:59 WIB, atau 2 menit 45 detik setelah gempa terjadi (di bawah batas standar 3 menit).
  • Peringatan Dini 2 (PD2): Pemutakhiran parameter dengan hasil pemodelan tsunami dirilis pada pukul 05:56:21 WIB (8 menit 7 detik setelah gempa).
  • Peringatan Dini 3 (PD3): Pemutakhiran berdasarkan observasi Tide Gauge (ketinggian tsunami riil) dirilis tiga kali pada pukul 06:47:42 WIB (59 menit 28 detik), 07:26:14 WIB ( 1 jam 38 menit), 09:33:27 WIB (3 jam 45 menit).
  • Peringatan Dini 4 (PD4): Pernyataan pengakhiran peringatan dini tsunami pada pukul 09:56:26 WIB.

Dalam mata rantai kebencanaan, BMKG berada pada peranan upstream (hulu) peringatan dini yang nantinya disampaikan kepada stakeholder penerima pesana (hilir) yaitu Pemerintah Daerah, BPBD, media, dan masyarakat luas melalui seluruh moda komunikasi.

BMKG menekankan bahwa sistem Ina-TEWS dirancang menggunakan strategi Multi-Moda. Artinya, informasi dikirimkan secara serentak melalui berbagai kanal komunikasi. Untuk itu masyarakat diimbau agar tidak hanya mengandalkan satu platform media sosial saja sebagai rujukan.

Masyarakat dapat mengakses dan memantau kanal resmi lain Info BMKG sebagai referensi utama. BMKG tetap berkomitmen memberikan informasi cepat, tepat, dan akurat demi keselamatan masyarakat perlu mengakses seluruh kanal komunikasi InfoBMKG antara lain:

  • Aplikasi InfoBMKG (Android & iOS)
  • Sistem WRS-NewGen (Warning Receiver System) yang terpasang di kantor BPBD dan stakeholder terkait.
  • Saluran resmi Telegram, Instagram, Facebook, dan Whatsapp Channel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Sulut M 7,6 Picu Peringatan Tsunami: Ada Gempa Susulan, Netizen Riuh di X

Gempa Sulut M 7,6 Picu Peringatan Tsunami: Ada Gempa Susulan, Netizen Riuh di X

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 07:10 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:35 WIB

Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!

Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:34 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Terkini

Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral

Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?

iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:35 WIB

5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan

5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:42 WIB

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:29 WIB

iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!

iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:25 WIB

Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini

Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:42 WIB

10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:59 WIB

Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi

Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic

76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:01 WIB

Hadir dengan Gemini Intelligence, Googlebook Siap Gantikan Laptop Pixel?

Hadir dengan Gemini Intelligence, Googlebook Siap Gantikan Laptop Pixel?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:50 WIB