Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
Rudal Iran (economic)
baca 10 detik
  • Iran meluncurkan rudal ke Israel yang memicu ledakan keras di wilayah Yerusalem pagi tadi.

  • Serangan terjadi usai Iran membantah klaim Donald Trump mengenai pembicaraan rahasia dengan pihak Washington.

  • Warga sempat masuk bunker sebelum akhirnya diizinkan keluar karena situasi dinyatakan telah terkendali.

Suara.com - Fajar di wilayah Yerusalem berubah mencekam saat proyektil mematikan meluncur dari wilayah udara Iran menuju jantung Israel.

Suara dentuman yang memekakkan telinga merobek kesunyian pagi setelah sistem deteksi dini militer mengeluarkan peringatan darurat.

Pihak keamanan setempat mengonfirmasi bahwa serangan mendadak ini terjadi pada Selasa pagi waktu setempat di tengah tensi yang meninggi.

Petugas militer bekerja ekstra keras untuk melacak lintasan rudal guna meminimalisir dampak kerusakan yang mungkin ditimbulkan di area pemukiman.

Israel langsung menetapkan status siaga tinggi segera setelah objek terbang berbahaya tersebut memasuki ruang kedaulatan mereka.

Keadaan darurat ini dikonfirmasi langsung oleh pihak angkatan bersenjata yang memantau pergerakan senjata jarak jauh tersebut.

Melalui rilis resminya, otoritas keamanan memberikan pernyataan singkat namun tegas mengenai situasi yang sedang berkembang di lapangan.

"Iran menembakkan rudal ke Israel pada Selasa pagi," kata militer Israel sesaat sebelum terjadi ledakan keras.

Informasi ini menjadi basis utama bagi warga sipil untuk segera mencari perlindungan di bawah tanah demi keamanan jiwa.

baca juga

Meskipun sistem pertahanan udara diaktifkan, getaran hebat tetap dirasakan oleh masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.

Sesaat setelah peringatan dikeluarkan, tim medis dan unit reaksi cepat langsung bersiaga di berbagai titik strategis kota.

Magen David Adom, sebagai otoritas layanan darurat utama, segera memobilisasi personelnya menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuh proyektil.

Hingga laporan terbaru dirilis, belum ada data mengenai angka kematian atau luka-luka akibat peristiwa serangan udara tersebut.

Petugas paramedis tetap dikirimkan ke zona spesifik untuk memastikan kondisi lapangan serta memberikan bantuan psikologis bagi warga.

Kesiapsiagaan ini dilakukan guna mengantisipasi adanya korban yang mungkin tertimbun atau terjebak di lokasi yang sulit dijangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Terkini

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

×