Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 05 April 2026 | 16:21 WIB
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
Benda bercahaya di langit Lampung 4 April 2026 dikira rudal atau meteor, padahal sampah antariksa. (X)
baca 10 detik
  • Cahaya misterius di langit Lampung teridentifikasi sebagai sampah antariksa Roket China CZ-3B.

  • BRIN mengonfirmasi puing roket terbakar saat memasuki atmosfer pada ketinggian rendah.

  • Roket China CZ-3B merupakan kendaraan peluncur satelit dengan tingkat keberhasilan tinggi.

Suara.com - Video mengenai cahaya misterius yang melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026) viral menjadi perbincangan. Sempat dikira sebagai rudal dan meteor, cahaya misterius yang viral ternyata sampah antariksa dari roket China CZ-3B.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin.

Long March 3B atau CZ-3B merupakan kendaraan peluncuran orbital yang dikembangkan oleh China.

Roket CZ-3B mempunyai misi untuk menempatkan satelit komunikasi dan satelit navigasi ke orbit geosinkron.

Cahaya Misterius di Langit Lampung Viral

Kumpulan video mengenai benda yang bersinar misterius di langit Lampung viral setelah ditonton jutaan kali oleh netizen.

Beberapa akun serta fanspage yang menerka mengenai identitas benda tersebut semakin menghebohkan suasana.

"Eh, ini apa ya? Teman saya barusan vidioin ini dari Lampung. Apa ya?" tulis @Hasbil_Lbs.

"Kemungkinan puing antariksa (Space Debris) terlihat di langit di atas Lampung, Sumatra, Indonesia (04.04.2026)," ungkap fanspage luar negeri Disaster News @Top_Disaster.

baca juga

Perlu diketahui, terdapat beberapa periode hujan meteor pada 2026 yaitu Quadrantid (awal Januari), Alpha Centaurid (Februari), Gamma Normid (Maret), Lyrid (April), Perseid (Agustus), dan Geminid (Desember).

Beberapa netizen menebak bahwa itu adalah meteor. Di sisi lain, beberapa netizen berspekulasi itu adalah 'rudal nyasar'.

Mereka berpendapat bahwa cahaya misterius bisa saja berasa dari rudal perang akibat konflik perang Iran vs AS-Israel.

Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menjelaskan, benda bercahaya yang viral itu adalah pecahan sampah antariksa roket China CZ-3B.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa. Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China CZ-3B meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," kata Thomas Djamaluddin dikutip dari Antara.

Cahaya misterius merupakan bekas roket China CZ-3B (Long March 3B) yang jatuh kembali ke Bumi.

Sekitar pukul 19:56 WIB, objek tersebut turun ke ketinggian di bawah 120 km dan memasuki atmosfer padat, sehingga terbakar dan pecah akibat gesekan ekstrem.

Fenomena ini terlihat jelas karena material logam roket yang berpijar menghasilkan cahaya terang menyerupai bola api, namun dengan kecepatan yang lebih lambat dibanding meteoroid.

BRIN memastikan bahwa peristiwa ini adalah proses alamiah hancurnya benda buatan manusia saat kembali ke atmosfer.

Pihak berwenang pun terus memantau pergerakan sampah antariksa lainnya guna menjamin keamanan wilayah udara dan daratan Indonesia.

Mengenal Roket China CZ-3B

Long March 3B (CZ-3B) merupakan kendaraan peluncuran orbital yang biasanya mempunyai misi mengangkut satelit komunikasi.

Kendaraan peluncur orbital tiga tahap itu mulai beroperasi sejak tahun 1996 dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang.

Sebagai varian terberat dalam keluarga Long March 3, roket ini dirancang khusus dengan empat pendorong tambahan untuk menempatkan satelit komunikasi dan navigasi ke orbit geosinkron.

Pengembangan roket terus berevolusi melalui versi penyempurnaan seperti 3B/E untuk meningkatkan kapasitas muatan, serta menjadi fondasi bagi pengembangan varian menengah Long March 3C.

Sepanjang sejarah operasionalnya, seri Long March 3B mencatat pencapaian signifikan sebagai roket Long March pertama yang mencapai 100 peluncuran orbit dengan tingkat keberhasilan kumulatif sebesar 96,5 persen.

Meskipun sempat diwarnai insiden fatal pada penerbangan perdana tahun 1996 dan beberapa anomali teknis pada satelit Agila 2 serta Palapa-D, roket ini membuktikan keandalannya melalui puluhan peluncuran sukses berturut-turut.

Hingga akhir 2025, roket CZ-3B tetap menjadi andalan utama China dalam mendukung infrastruktur satelit internasional maupun domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman

Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 14:20 WIB

Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit

Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 15:00 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

Terkini

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:43 WIB

×