-
POCO X8 Pro dan iQOO Z11 bersaing ketat di pasar Indonesia.
-
POCO X8 Pro unggul pada sektor performa chipset dan multimedia.
-
iQOO Z11 memecahkan rekor dengan kapasitas baterai raksasa 9.020 mAh.
Blog teknologi GSMArena mengungkap bahwa POCO X8 Pro unggul terkait performa chipset, desain, serta fitur layar.
"POCO X8 Pro adalah smartphone yang tangguh dengan layar kelas atas, daya tahan baterai dan kecepatan pengisian daya yang luar biasa, serta kualitas kamera solid. Desainnya terutama versi Iron Man sangat cantik. Performa mentah dari chipset sungguh di atas rata-rata," tulis GSMArena.
Meski begitu, POCO X8 Pro mempunyai kekurangan terkait fitur fotografi.
"Tidak ada kamera zoom, tidak ada video selfie 4K. Kapasitas baterai lebih rendah dibanding beberapa kompetitor kelas menengah," pungkas GSMArena.
Menurut ulasan Oispice, iQOO Z11 menawarkan keunggulan utama berupa baterai jumbo 9020 mAh yang mampu bertahan selama dua hari penuh penggunaan berat, termasuk bermain game dan streaming video, tanpa perlu diisi daya.
Reviewer lain bernama David GadgetIn mengaku terkesima dengan performa baterai dan tampilan panel iQOO Z11.
Meski begitu, ia menyoroti kekurangan iQOO Z11 terkait absennya lensa ultrawide.
"Cuma kekurangannya emang di kelas harga 5 sampai 6 juta, ada banyak HP lain yang udah punya kamera ultrawide dan beberapa fitur kamera lain ya, kalau iQOO Z11 ini rasanya basic yang penting bagus aja selesai," kata David GadgetIn.
Performa Dapur Pacu

POCO X8 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8500 Ultra fabrikasi 4nm, sementara iQOO Z11 versi Indonesia mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4.
Berdasarkan ulasan komparasi dari Gizmochina, disebutkan bahwa POCO X8 Pro menawarkan kecepatan loading aplikasi yang lebih responsif dan performa gaming lebih konsisten pada frame rate tinggi.
Soal kecepatan clock, data spesifikasi menunjukkan POCO X8 Pro memiliki dapur pacu lebih baik serta mampu melibas beberapa game berat.
Dari sisi GPU dan storage, POCO X8 Pro juga di atas dengan UFS 4.1 yang jelas lebih kencang dibanding UFS 3.1 milik iQOO Z11.
Layar
Soal layar, ini duel yang seru karena masing-masing punya keunggulan beda.
iQOO Z11 menang ukuran dengan panel 6,83 inci dan refresh rate 144Hz yang bikin scrolling dan gaming terasa super mulus, plus kecerahan puncak yang gila-gilaan sampai 5.000 nits.
Sementara POCO X8 Pro punya panel sedikit lebih kecil di 6,59 inci.
Meski begitu, perangkat dibekali Dolby Vision dan HDR10+ yang membuat tampilan warna lebih kaya dan sinematik, terutama saat streaming film atau video HDR.
Menurut analisis Gizmochina, iQOO Z11 5G menawarkan layar lebih lega dengan refresh rate lebih tinggi, sementara POCO X8 Pro disebut menawarkan kualitas warna yang lebih kaya berkat dukungan Dolby Vision meski refresh rate-nya cuma 120Hz.
Buat gamer kasual yang lebih peduli kemulusan layar, iQOO Z11 unggul. Tapi buat lo yang sering nonton film atau konten visual berat, POCO X8 Pro punya kualitas tampilan yang lebih premium
Baterai
![Peluncuran IQOO Z11 di Indonesia, Jakarta, Senin (25/5/2026). [Suara.com/Freesia]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/05/26/38357-iqoo-z11.jpg)
Ini sektor yang paling jomplang. iQOO Z11 jadi juara mutlak dengan baterai raksasa 9.020 mAh yang bahkan berhasil memecahkan rekor MURI sebagai smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di Indonesia.
Menurut ulasan dari Oispice yang dikutip Suara.com, iQOO Z11 menawarkan keunggulan utama berupa baterai jumbo 9020 mAh yang mampu bertahan selama dua hari penuh penggunaan berat, termasuk bermain game dan streaming video, tanpa perlu diisi daya.
Bahkan dengan baterai sebesar itu, bodinya tetap ramping di ketebalan 8,25 mm.
Soal kecepatan ngecas, smartphone ini dapat mencapai 50 persen baterai hanya dalam 37 menit berkat fast charging 90W.
POCO X8 Pro jelas kalah jauh soal kapasitas dengan 6.500 mAh, tapi dia menang di kecepatan charging 100W dan reverse charging 27W yang jauh lebih praktis buat ngecas perangkat lain dibanding 7,5W milik iQOO Z11.
Kamera
Dari sektor fotografi, iQOO Z11 mengandalkan kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan OIS yang mendukung perekaman 4K, plus kamera depan 32 MP yang juga sanggup rekam video 4K.
POCO X8 Pro tampil lebih lengkap dengan tambahan kamera ultrawide 8MP yang bikin hasil foto lebih versatile, terutama buat foto lanskap atau grup. Soal video, POCO juga lebih unggul dengan dukungan 4K 60fps plus HDR10+.
HP POCO menghadirkan pengaturan yang lebih lengkap dengan sensor utama 50MP OIS dan kamera ultrawide 8MP, kemampuan videonya juga lebih kuat dengan dukungan 4K 60fps, HDR10+.
Namun iQOO Z11 lebih unggul pada kamera selfie 32 MP yang mampu merekam video 4K. Cocok buat kalian yang hobi selfie atau bikin konten lewat kamera depan.
Adu Spesifikasi Ringkas
ASPEK | POCO X8 PRO | IQOO Z11 (VERSI INDONESIA)
Chipset | Dimensity 8500 Ultra | Snapdragon 7s Gen 4
RAM | 8/12 GB LPDDR5X | 8/12 GB LPDDR4X
Storage | 256/512 GB UFS 4.1 | 256 GB UFS 3.1
Layar | 6,59" AMOLED 120Hz | 6,83" AMOLED 144Hz
Baterai | 6.500 mAh, 100W | 9.020 mAh, 90W
Skor AnTuTu | ~2,1-2,28 juta | ~1,2 juta
Kamera utama | 50MP + ultrawide 8MP | 50MP (tanpa ultrawide)
Kamera depan | 20MP, 1080p | 32MP, 4K
Keunggulan utama | Performa & multimedia | Daya tahan baterai
Kesimpulan
Kalau prioritasnya performa kencang, layar berkualitas sinematik, dan kamera yang lebih lengkap buat konten, POCO X8 Pro adalah pilihan yang lebih masuk akal.
Skor AnTuTu yang lebih tinggi dan storage UFS 4.1 bikin pengalaman gaming dan multitasking jauh lebih smooth.
Tapi kalau kalian adalah tipe pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, hobi nonton bola atau streaming berjam-jam, dan benci banget kalau HP harus dicas berkali-kali sehari, iQOO Z11 dengan baterai 9.020 mAh-nya jelas jadi senjata yang sulit ditandingi di kelas harga ini.
Pada akhirnya, kedua smartphone sama-sama layak masuk daftar HP midrange terbaik 2026 versi Indonesia.
Tinggal sesuaikan saja sama gaya pakai dan kebutuhan harian kalian.