Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?

Agung Pratnyawan

Selasa, 30 Juni 2026 | 15:06 WIB
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?
Ilustrasi memori RAM. [Pixabay]
baca 10 detik
    • Permintaan kecerdasan buatan memicu kenaikan harga RAM global pada tahun 2026.
    • Analis memperkirakan harga RAM melonjak hingga 50 persen pada kuartal ketiga.
    • Krisis pasokan memori ini kemungkinan besar berlanjut hingga tahun 2027 mendatang.

Suara.com - Kenaikan harga RAM diproyeksikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026 akibat tingginya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan. 

Harga komponen memori ini diperkirakan melonjak drastis dan memberikan dampak langsung pada industri perangkat elektronik konsumen secara global.

Tren kenaikan harga RAM ini tidak terlepas dari maraknya pengembangan teknologi kecerdasan buatan secara masif.

Perusahaan teknologi berlomba-lomba membangun pusat data canggih yang sangat membutuhkan komponen memori dengan spesifikasi tinggi.

Mengutip laporan dari TechSpot, krisis pasokan memori global saat ini diprediksi akan semakin memburuk.

Kondisi kelangkaan tersebut bahkan diperkirakan baru akan menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada tahun 2028 mendatang.

Prediksi kenaikan harga RAM ini disampaikan langsung oleh Ethan Tan, seorang konsultan industri memori sekaligus mantan eksekutif Samsung Chinga.

Pernyataan penting tersebut ia sampaikan dalam sebuah pemaparan terbaru kepada para analis dari Jefferies Equity Research.

Ethan Tan memperkirakan bahwa harga memori akan melonjak sekitar 40 hingga 50 persen pada kuartal ketiga tahun 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya.

baca juga

Lonjakan harga tersebut kemudian diprediksi akan bertambah lagi sebesar 30 hingga 40 persen pada kuartal keempat.

Angka proyeksi ini ternyata jauh melampaui perkiraan awal dari para investor Barat dan juga riset internal Jefferies.

Hal ini menunjukkan betapa agresifnya pergeseran fokus produksi memori ke arah pusat data untuk kebutuhan kecerdasan buatan saat ini.

Ilustrasi memori RAM. [Pixabay]
Ilustrasi memori RAM. [Pixabay]

Tiga produsen utama yakni Samsung, SK Hynix, dan Micron saat ini menguasai hampir seluruh pasokan chip DRAM dan NAND global.

Mereka kini lebih memprioritaskan produksi memori untuk server karena terbukti menawarkan margin keuntungan yang jauh lebih tinggi.

Pergeseran fokus komersial ini sayangnya harus mengorbankan pasokan untuk perangkat konsumen umum seperti komputer personal, telepon pintar, dan konsol permainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB

Apakah MacBook Neo Layak Dibeli pada April 2026?

Apakah MacBook Neo Layak Dibeli pada April 2026?

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

×