Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Agung Pratnyawan

Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
Xbox Series S dan Xbox Series X . (Microsoft)
baca 10 detik
  • Microsoft bersiap melakukan PHK karyawan Xbox dan menutup lima studio internal.
  • Proyek game Blade garapan Arkane Studio terancam batal akibat efisiensi ini.
  • PHK karyawan Xbox dimulai 6 Juli di bawah arahan Asha Sharma.

Suara.com - Microsoft dirumorkan tengah bersiap melakukan pemangkasan tenaga kerja atau PHK karyawan Xbox secara besar-besaran dalam waktu dekat.

Badai PHK ini kabarnya akan berdampak langsung pada penutupan sejumlah studio pengembang, termasuk pembatalan proyek game Marvel Blade garapan Arkane Studio.

Rumor mengenai PHK karyawan Xbox ini pertama kali mencuat melalui laporan dari The Verge.

Sumber internal yang mengetahui rencana Microsoft menyebutkan bahwa efisiensi ini akan berujung pada penutupan, potensi merger, hingga penjualan beberapa studio.

Saat ini, Microsoft disebut sedang menimbang keputusan untuk menutup setidaknya lima studio internal mereka.

Salah satu yang paling terancam adalah Arkane Studio, pengembang asal Prancis yang sebelumnya dikenal melalui seri game Dishonored.

Nasib Arkane Studio menjadi sorotan utama karena mereka sedang mengembangkan game adaptasi pahlawan super Marvel, yaitu Blade.

Sayangnya, proyek game Blade tersebut kini terancam dibatalkan secara permanen sebagai bagian dari langkah pemotongan biaya divisi gaming.

Pembatalan game Marvel Blade ini bukan tanpa alasan yang kuat dari pihak manajemen Microsoft.

baca juga

Menurut laporan dari sumber yang sama, proyek ini diperkirakan baru bisa rilis pada akhir tahun 2027 dan memakan anggaran melebihi batas.

Selain mempertimbangkan penutupan, Microsoft juga sedang menjajaki opsi untuk menjual Arkane Studio kepada pihak lain.

Jika pembeli potensial berhasil ditemukan, studio ini mungkin bisa terhindar dari penutupan total dan menyelamatkan nasib para pekerjanya.

Game Marvel Blade. [Arkane Studio]
Game Marvel Blade. [Arkane Studio]

Laporan dari Bloomberg pada awal bulan ini juga sejalan dengan rencana restrukturisasi besar Microsoft tersebut.

Perusahaan teknologi raksasa itu dikabarkan sedang berusaha melepas beberapa studio lain seperti Compulsion Games, Double Fine, dan Ninja Theory.

Tidak berhenti di situ, laporan tambahan dari GamesBeat minggu ini menyebutkan nasib serupa untuk Undead Labs.

Microsoft secara aktif mencari pembeli untuk studio yang dikenal luas sebagai pengembang waralaba game State of Decay tersebut.

Namun, proses negosiasi penjualan studio-studio ini diperkirakan bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai kesepakatan akhir.

Hal ini membuat nasib dan masa depan ribuan karyawan di berbagai studio tersebut menjadi sangat tidak pasti saat ini.

Situasi di dalam beberapa studio pengembang bahkan dikabarkan sudah sangat suram dan memprihatinkan.

Compulsion Games, pengembang di balik game South of Midnight, kabarnya sudah meyakini bahwa penutupan sudah di depan mata dan menyarankan karyawan mencari pekerjaan baru.

Kondisi serupa juga dialami oleh para pekerja di Ninja Theory yang saat ini berbasis di Inggris. Para karyawan dilaporkan telah diinformasikan sejak awal bulan bahwa Microsoft berniat menutup atau menjual studio tempat mereka bekerja.

Gelombang PHK karyawan Xbox ini diprediksi akan mengubah lanskap divisi gaming Microsoft secara drastis pada tahun ini.

Berdasarkan informasi dari sumber The Verge, eksekusi pemutusan hubungan kerja ini dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 6 Juli mendatang.

Rumor yang beredar luas menyebutkan bahwa setidaknya akan ada 1.000 karyawan yang kehilangan pekerjaan dalam efisiensi ini.

Jika rencana penutupan lima studio benar-benar terjadi, setidaknya 500 karyawan dari studio tersebut akan langsung terdampak sebelum pemangkasan lainnya.

Gelombang efisiensi besar-besaran ini disebut sebagai bagian dari langkah pengaturan ulang divisi Xbox di bawah kepemimpinan baru.

CEO baru Xbox, Asha Sharma, sebelumnya telah mengisyaratkan secara terbuka bahwa perusahaan harus mulai membuat keputusan-keputusan yang sulit.

Asha Sharma berulang kali memperingatkan bahwa kondisi bisnis Xbox saat ini sedang tidak dalam keadaan sehat atau stabil.

Oleh karena itu, perombakan strategi melalui penutupan studio dan pembatalan proyek besar dianggap sebagai langkah krusial perusahaan.

Meski kondisinya sulit, ia menegaskan bahwa mandat utamanya bukanlah sekadar mencapai target margin akuntabilitas sebesar 30 persen.

Ambisi utamanya adalah menjadikan divisi ini sebagai perusahaan game dan hiburan nomor satu di dunia pada masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Game Mirip TheoTown, Seru Dimainkan di Android Hingga PC

5 Rekomendasi Game Mirip TheoTown, Seru Dimainkan di Android Hingga PC

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:55 WIB

7 Rekomendasi Game PC Free to Play di Steam, Pilihan Terbaik September 2025

7 Rekomendasi Game PC Free to Play di Steam, Pilihan Terbaik September 2025

Tekno | Selasa, 30 September 2025 | 14:55 WIB

6 Rekomendasi Game Horor Android Terbaru 2025 yang Layak Dicoba

6 Rekomendasi Game Horor Android Terbaru 2025 yang Layak Dicoba

Tekno | Sabtu, 20 September 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×