Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB
Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan
Smartwatch yang bisa ukur tekanan darah. Huawei Watch D2. [brand]
baca 10 detik
  • Beberapa smartwatch kini dilengkapi fitur pengukuran tekanan darah.
  • Huawei, ASUS, dan Samsung menawarkan fitur kesehatan yang berbeda.
  • Simak harga, fitur, dan spesifikasi masing-masing smartwatch sebelum memilih.

ASUS VivoWatch 5 merupakan smartwatch yang menawarkan pemantauan kesehatan, kebugaran, dan kualitas tidur selama 24 jam.

Perangkat ini mampu melacak tekanan darah, electrocardiogram (ECG), pulse-transit time (PTT), denyut jantung, Body Harmony Index, tingkat stres, kualitas tidur, serta aktivitas harian sehingga pengguna dapat memantau kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.

Smartwatch ini juga mendukung pemantauan SpO2 dan suhu kulit untuk membantu memahami kondisi tubuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pada fitur tidur, ASUS VivoWatch 5 mampu mengukur durasi tidur, tahapan tidur, pola mendengkur, hingga pergerakan tubuh selama tidur.

Untuk aktivitas olahraga, smartwatch ini dapat merekam data latihan, termasuk kecepatan, jarak tempuh, durasi, ketinggian, serta peta aktivitas.

Melalui aplikasi ASUS HealthConnect, pengguna juga memperoleh analisis kesehatan berbasis ASUS HealthAI yang memberikan rekomendasi dan tips pengelolaan kesehatan secara personal.

Dari sisi desain, ASUS VivoWatch 5 menggunakan casing berbahan stainless steel, mendukung quick-release watch strap, memiliki daya tahan baterai hingga 14 hari, serta mengusung desain swim-proof.

Melalui aplikasi ASUS HealthConnect, smartwatch ini juga mendukung fungsi pemantauan tekanan darah dan detak jantung untuk membantu memantau kesehatan kardiovaskular.

3. Samsung Galaxy Watch4

baca juga
Samsung Galaxy Watch4
Samsung Galaxy Watch4

Harga sekitar Rp2.499.000 di Erafone.

Samsung Galaxy Watch4 dibekali Samsung BioActive Sensor yang mendukung pengukuran tekanan darah dan ECG secara real time setelah proses kalibrasi awal.

Pengukuran tekanan darah dilakukan menggunakan Optical Heart Rate Sensor (PPG), sedangkan fitur ECG memanfaatkan Electrical Heart Sensor. Data hasil pengukurannya dapat dikirim langsung ke ponsel sehingga lebih mudah disimpan maupun dibagikan.

Selain itu, Galaxy Watch4 juga memiliki fitur Body Composition yang memungkinkan pengguna mengukur persentase lemak tubuh, massa otot rangka, cairan tubuh, dan berbagai komposisi tubuh lainnya melalui teknologi Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Pengukuran dapat dilakukan hanya dengan dua jari dalam waktu sekitar 15 detik.

Bagi yang aktif berolahraga, Galaxy Watch4 menyediakan fitur Group Challenge untuk melacak langkah sekaligus berkompetisi dengan teman atau keluarga melalui tantangan yang dilengkapi sistem poin dan lencana.

Pada sektor kesehatan, smartwatch ini juga memiliki fitur Advanced Sleep yang mampu mendeteksi dan menganalisis tahapan tidur secara menyeluruh.

Selain durasi tidur, perangkat ini dapat memantau kadar oksigen darah saat tidur serta pola mendengkur. Samsung juga menghadirkan wawasan tidur berdasarkan National Sleep Foundation untuk membantu meningkatkan kualitas istirahat.

Dari segi desain, Galaxy Watch4 hadir dengan bingkai Armor Aluminium yang ramping serta pilihan tali jam seperti Hybrid Leather Band dan Sport Band. Materialnya dirancang agar nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun olahraga.

Mana yang Layak Dipilih?

Setiap smartwatch menawarkan keunggulan yang berbeda. Huawei Watch D2 cocok bagi yang mengutamakan fitur pemantauan tekanan darah, termasuk ABPM 24 jam.

ASUS VivoWatch 5 menawarkan pemantauan kesehatan yang lengkap dengan dukungan HealthAI dan daya tahan baterai hingga 14 hari.

Sementara itu, Samsung Galaxy Watch4 menggabungkan fitur pengukuran tekanan darah, ECG, analisis komposisi tubuh, serta berbagai fitur kebugaran dalam satu perangkat.

Namun, perlu diingat, fitur pengukuran tekanan darah pada smartwatch umumnya berfungsi sebagai alat pemantauan kesehatan, bukan sebagai alat diagnosis medis.

Jika hasil pengukuran menunjukkan nilai yang tidak normal atau terdapat keluhan kesehatan, pemeriksaan menggunakan alat medis dan konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih

5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate

5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya

Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×