- ASUS menempati peringkat pertama dalam survei Top Brand Award 2026 kategori laptop dengan indeks sebesar 25,10 persen.
- Acer berada di posisi kedua dengan perolehan indeks sebesar 21,50 persen berdasarkan hasil survei Top Brand Award 2026.
- MacBook menduduki peringkat ketiga dalam daftar tersebut dengan perolehan indeks sebesar 10,00 persen di Indonesia.
Suara.com - Memilih laptop terbaik 2026 tidak hanya soal spesifikasi tinggi, desain tipis, atau harga yang sesuai kantong. Reputasi merek juga menjadi pertimbangan penting, terutama ketika laptop akan digunakan untuk bekerja, belajar, hingga menunjang kebutuhan profesional.
Ada banyak merek laptop yang beredar di Indonesia dengan keunggulan masing-masing. Namun, beberapa nama masih menjadi pilihan utama konsumen berdasarkan hasil survei Top Brand Award 2026 untuk kategori notebook atau laptop.
"Merek laptop yang kuat bukan hanya yang mudah dikenali, tetapi juga yang terus dipercaya konsumen untuk digunakan kembali."
Hasil Top Brand Award 2026 menunjukkan ASUS berada di posisi pertama dengan Top Brand Index (TBI) sebesar 25,10 persen. Posisi tersebut membuat ASUS menjadi merek laptop dengan persentase tertinggi dalam kategori notebook atau laptop tahun ini.
Di bawah ASUS, terdapat Acer dengan TBI 21,50 persen. Sementara itu, MacBook berada di posisi ketiga dengan 10,00 persen, disusul HP sebesar 9,80 persen dan Lenovo sebesar 8,10 persen.
Lantas, apa saja merek laptop terbaik 2026 berdasarkan Top Brand Award? Berikut daftar lengkapnya yang bisa menjadi referensi sebelum memilih laptop untuk kebutuhan sehari-hari.
1. ASUS - 25,10 Persen

ASUS menjadi merek laptop terbaik 2026 berdasarkan hasil Top Brand Award dengan perolehan Top Brand Index sebesar 25,10 persen.
Angka tersebut menempatkan ASUS di posisi pertama kategori notebook atau laptop. ASUS sendiri memiliki berbagai lini laptop yang menyasar kebutuhan berbeda, mulai dari pelajar dan pekerja kantoran hingga pengguna yang membutuhkan perangkat untuk gaming dan pekerjaan kreatif.
Posisi teratas ini menunjukkan kuatnya merek ASUS dalam benak konsumen sekaligus penggunaan dan niat pembelian kembali berdasarkan parameter yang digunakan dalam survei Top Brand Award.
2. Acer - 21,50 Persen
![Laptop Acer Nitro 5 AN515-58. [Acer]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/17/56440-laptop-acer-nitro-5-an515-58.jpg)
Acer menempati posisi kedua dalam daftar merek laptop terbaik 2026 dengan Top Brand Index sebesar 21,50 persen.
Selisih Acer dengan ASUS berada di kisaran 3,60 poin persentase. Merek ini dikenal memiliki beragam pilihan laptop untuk kebutuhan produktivitas, pendidikan, bisnis hingga gaming.
Dengan posisi dua besar dalam Top Brand Award 2026, Acer menjadi salah satu merek yang dapat dipertimbangkan konsumen ketika mencari laptop baru.
3. MacBook - 10,00 Persen

MacBook berada di peringkat ketiga dengan Top Brand Index sebesar 10,00 persen.
Berbeda dari merek laptop lainnya dalam daftar ini, MacBook merupakan lini komputer laptop dari Apple yang menggunakan sistem operasi macOS. MacBook banyak dipilih pengguna yang mengutamakan ekosistem Apple, desain perangkat, serta pengalaman penggunaan yang terintegrasi dengan perangkat Apple lainnya.
Perolehan TBI sebesar 10,00 persen juga memenuhi batas minimum Top Brand Index yang ditetapkan Top Brand Award untuk mendapatkan predikat Top Brand.
4. HP - 9,80 Persen

HP berada di posisi keempat dengan perolehan Top Brand Index sebesar 9,80 persen.
Merek ini menawarkan berbagai kategori laptop yang dapat digunakan untuk kebutuhan personal maupun profesional. Pilihannya mencakup perangkat untuk aktivitas sehari-hari hingga laptop dengan spesifikasi yang lebih tinggi.
Meski berada di bawah batas TBI 10 persen, HP tetap masuk dalam daftar lima merek dengan persentase tertinggi pada kategori notebook atau laptop dalam data Top Brand Award 2026.
5. Lenovo - 8,10 Persen

Lenovo melengkapi lima besar merek laptop terbaik 2026 dengan Top Brand Index sebesar 8,10 persen.
Lenovo memiliki sejumlah lini laptop untuk berbagai segmen pengguna, termasuk kebutuhan produktivitas, bisnis, pendidikan hingga gaming. Keragaman produk tersebut membuat Lenovo menjadi salah satu nama yang cukup dikenal dalam kategori laptop.
Berdasarkan hasil Top Brand Award 2026, Lenovo berada di peringkat kelima dengan TBI 8,10 persen.
Bagaimana Top Brand Award Menentukan Merek Terbaik?
Top Brand Award menggunakan survei yang dilakukan tiga kali dalam setahun dan mencakup 15 kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Manado dan Denpasar.
Survei Top Brand terbagi menjadi Top Brand Award Fase 1, Fase 2 serta Top Brand for Kids & Teens. Untuk Fase 1, survei melibatkan 8.500 responden yang terdiri dari 6.000 sampel random, 1.700 sampel booster dan 800 sampel booster B2B.
Sementara itu, Top Brand Award Fase 2 melibatkan 12.000 responden yang terdiri dari 8.000 sampel random, 1.800 sampel random retail dan 2.200 sampel booster.
Target responden Fase 1 dan Fase 2 adalah pria dan wanita berusia 15 hingga 65 tahun dengan kelompok sosial ekonomi SES D hingga SES A. Sampel random retail berasal dari target SES B ke atas, sedangkan sampel booster berasal dari target SES A untuk meningkatkan relevansi terhadap produk premium.
Metode sampling untuk sampel random dan random retail menggunakan multistage area random sampling. Sementara sampel booster dipilih menggunakan purposive sampling.
Proses wawancara dilakukan secara tatap muka dengan kuesioner terstruktur yang dirancang untuk mengukur tiga parameter utama Top Brand, yakni Top of Mind, Last Usage dan Future Intention.
Top of Mind menunjukkan tingkat kesadaran terhadap sebuah merek. Parameter ini melihat merek pertama yang disebutkan responden ketika kategori produk disebutkan.
Last Usage menunjukkan merek terakhir yang digunakan atau dikonsumsi responden dalam satu siklus pembelian ulang.
Sementara itu, Future Intention mengukur niat konsumen untuk kembali menggunakan atau membeli produk dari merek tersebut pada masa mendatang.
Nilai dari ketiga parameter tersebut kemudian digunakan untuk memperoleh Top Brand Index (TBI) melalui perhitungan rata-rata terbobot masing-masing parameter.
Tidak semua merek yang masuk survei otomatis mendapatkan predikat Top Brand. Ada dua kriteria yang harus dipenuhi.
Pertama, merek harus memiliki Top Brand Index minimum 10 persen. Kedua, berdasarkan hasil survei, merek tersebut harus berada di posisi tiga teratas dalam kategori produknya.
Karena itu, dalam satu kategori produk dapat terdapat lebih dari satu merek yang mendapatkan predikat Top Brand, dengan jumlah maksimal tiga merek.