Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Nur Khotimah

Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:23 WIB
Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya
Pekan Antariksa Dunia. (Instagram/worldspaceweek)
baca 10 detik
  • PBB menetapkan Pekan Antariksa Dunia setiap 4 hingga 10 Oktober guna meningkatkan kesadaran sains antariksa.
  • Pekan Antariksa Dunia 2026 mengangkat tema Rocket Revolution untuk menyoroti pesatnya teknologi peluncuran roket modern secara global.
  • Planetarium dan Observatorium Jakarta turut menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif bagi masyarakat Indonesia pada Oktober 2026.

Suara.com - Pekan Antariksa Dunia atau World Space Week merupakan peringatan internasional yang digelar setiap tahun pada 4-10 Oktober.

Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenalkan kontribusi sains dan teknologi antariksa terhadap kehidupan manusia serta perkembangan eksplorasi luar angkasa.

Pada 2026, Pekan Antariksa Dunia kembali diperingati dengan mengangkat tema "Rocket Revolution".

Tema tersebut menyoroti perubahan pesat dalam teknologi peluncuran antariksa, termasuk perkembangan roket yang dapat digunakan kembali serta semakin besarnya peran perusahaan komersial, startup, dan akademisi dalam industri antariksa.

Peringatan ini tidak hanya ditujukan bagi para ilmuwan atau pelaku industri antariksa, tetapi juga masyarakat umum dan generasi muda.

Berbagai kegiatan edukasi, pameran, pengamatan benda langit, hingga diskusi mengenai sains antariksa dapat menjadi bagian dari perayaannya di berbagai negara.

Lantas, Pekan Antariksa Dunia 2026 diadakan di mana? Berikut sejarah, tujuan, tema, serta gambaran pelaksanaan Pekan Antariksa Dunia yang perlu diketahui.

Sejarah dan Tujuan Pekan Antariksa Dunia

Pekan Antariksa Dunia. (Google Doodles)
Pekan Antariksa Dunia. (Google Doodles)

Merangkum laman United Nations dan World Space Week, Pekan Antariksa Dunia secara resmi ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 54/68 pada 6 Desember 1999.

Tanggal 4-10 Oktober dipilih untuk memperingati dua peristiwa penting, yaitu peluncuran Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957 sebagai satelit buatan manusia pertama yang mengorbit Bumi dan berlakunya Outer Space Treaty pada 10 Oktober 1967.

baca juga

Tujuan peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat sains dan teknologi antariksa, sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM.

Selain itu, Pekan Antariksa Dunia mendorong dukungan terhadap program keantariksaan serta memperkuat kerja sama internasional dalam edukasi dan pemanfaatan teknologi antariksa.

Setiap tahun, tema khusus digunakan untuk menyoroti perkembangan tertentu dalam bidang antariksa. Pada 2026, tema "Rocket Revolution" menekankan transformasi teknologi peluncuran yang membuat akses menuju luar angkasa semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak.

Pekan Antariksa Dunia 2026 Diadakan di Mana?

Pekan Antariksa Dunia bukanlah acara yang hanya diselenggarakan di satu lokasi. Peringatan ini berlangsung secara global pada 4-10 Oktober dan diikuti berbagai organisasi, lembaga pendidikan, komunitas, serta institusi antariksa di banyak negara.

Situs World Space Week Association mencatat lebih dari 50.000 kegiatan di lebih dari 102 negara.

Di Indonesia, salah satu kegiatan pada 2026 berlangsung di Planetarium dan Observatorium Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Berdasarkan informasi yang diberitakan media, rangkaian Pekan Astronomi Jakarta berlangsung pada 6-10 Oktober 2026 dan mencakup pameran astronomi, pertunjukan planetarium mini, peneropongan Matahari, eksperimen roket air, serta talkshow astronomi.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat ikut merasakan semangat Pekan Antariksa Dunia melalui berbagai kegiatan lokal tanpa harus datang ke satu lokasi penyelenggaraan global.

Peringatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana perkembangan teknologi antariksa memberikan manfaat bagi kehidupan di Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puing Antariksa Kian Bertambah, PBB Minta Negara-Negara Kurangi Dampak Lingkungannya

Puing Antariksa Kian Bertambah, PBB Minta Negara-Negara Kurangi Dampak Lingkungannya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55 WIB

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:00 WIB

Menyusuri Dunia Antariksa dari Jakarta Lewat Skyworld TMII

Menyusuri Dunia Antariksa dari Jakarta Lewat Skyworld TMII

Video | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres

Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:02 WIB

×