GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak

Dythia Novianty

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:37 WIB
GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak
Logo GoTo
baca 10 detik
  • GoTo meluncurkan model AI berukuran 27 miliar parameter di Bali pada 19 Oktober 2026.
  • Model bahasa besar tersebut dirancang khusus untuk memahami bahasa Indonesia dan berbagai bahasa daerah.
  • GoTo membagikan model AI secara gratis agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai institusi lokal.

Kemampuan tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penerjemahan, pengolahan dokumen, layanan informasi, hingga pengembangan aplikasi yang melayani masyarakat dengan latar belakang bahasa berbeda.

Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Dythia]
Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo. [Suara.com/Dythia]

Meski demikian, kualitas penggunaan model untuk setiap kebutuhan tetap bergantung pada karakteristik data, pengujian, dan penerapan yang dilakukan pengembang.

GoTo menyatakan model berukuran 27 miliar parameter ini mampu menangani berbagai tugas bahasa yang kompleks.

Perusahaan juga mengklaim model tersebut meraih skor tertinggi secara konsisten dalam pengujian menggunakan tolok ukur model open-source sekelasnya untuk setiap bahasa daerah yang diuji.

Namun, perusahaan belum merinci dalam materi pengumuman ini nama tolok ukur, skor yang diperoleh, maupun model pembanding yang digunakan.

Bisa Dijalankan di Server Sendiri

Selain membuka akses secara gratis, GoTo menyebut model ini dapat dijalankan secara mandiri di server milik universitas, startup, maupun institusi publik tanpa membutuhkan pusat data berukuran besar.

Kemampuan menjalankan model di infrastruktur sendiri dapat memberikan keleluasaan bagi pengembang dalam menyesuaikan penerapan AI dengan kebutuhan operasional masing-masing.

Meski begitu, ukuran 27 miliar parameter tetap membutuhkan sumber daya komputasi yang memadai. Kebutuhan perangkat keras akan bergantung pada metode penerapan, ukuran presisi model, kapasitas memori, dan beban penggunaan.

baca juga

Karena itu, akses gratis terhadap model tidak serta-merta berarti seluruh biaya operasional AI menjadi nol. Pengguna tetap perlu memperhitungkan kebutuhan server, pemeliharaan, dan pengelolaan sistem.

Bagi startup dan lembaga pendidikan, tersedianya model yang dapat diadaptasi berpotensi mengurangi kebutuhan untuk membangun model bahasa dari tahap awal. Pengembang dapat lebih berfokus pada pembuatan aplikasi yang sesuai dengan persoalan di sektor masing-masing.

GoTo Siapkan Talenta AI dari Kampus

Pengembangan LLM ini juga diikuti upaya GoTo menyiapkan talenta AI di Indonesia. Perusahaan telah melibatkan mahasiswa magang dari tujuh universitas yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi, termasuk Universitas Udayana di Bali.

Para mahasiswa bekerja bersama tim AI GoTo dalam sejumlah tahapan pengembangan, mulai dari persiapan data, pelatihan model, hingga pengujian.

Mereka juga berkontribusi dalam pengembangan teknologi pengolahan suara berbahasa Indonesia milik GoTo serta pengumpulan data bahasa Batak.

Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas keterampilan praktis di bidang AI, sekaligus membuka kesempatan bagi talenta lokal untuk terlibat langsung dalam pengembangan teknologi.

Inisiatif ini sejalan dengan Visi Indonesia Digital 2045 dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang mendorong ekosistem digital inklusif, kolaboratif, dan berbasis inovasi.

Dengan membuka akses model bahasa besar kepada publik, GoTo berupaya mendorong lebih banyak pengembang, peneliti, dan institusi di Indonesia untuk menciptakan solusi AI sendiri.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana model tersebut dimanfaatkan secara luas dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama dalam penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:12 WIB

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:53 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Terkini

GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak

GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Bahas Palestina hingga Perubahan Iklim, Sekjen PBB Bermalam di Kediaman Prabowo di Hambalang

Bahas Palestina hingga Perubahan Iklim, Sekjen PBB Bermalam di Kediaman Prabowo di Hambalang

Bogor | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Djarot PDIP Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Kondisi Tidak Baik-baik Saja, Dolar Tembus Rp18 Ribu

Djarot PDIP Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Kondisi Tidak Baik-baik Saja, Dolar Tembus Rp18 Ribu

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bengkak Jadi Rp328 Miliar! Koalisi Sultra Bersih Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Nur Alam

Bengkak Jadi Rp328 Miliar! Koalisi Sultra Bersih Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Nur Alam

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor

Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:32 WIB

'Minggu Depan Kita Buka-bukaan', Kubu Roy Suryo Minta Jaksa Bawa Ijazah Jokowi ke Sidang

'Minggu Depan Kita Buka-bukaan', Kubu Roy Suryo Minta Jaksa Bawa Ijazah Jokowi ke Sidang

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kaiju Decode Bagikan Trailer Proyek Baru The Ring of Aidara, Tayang 2027

Kaiju Decode Bagikan Trailer Proyek Baru The Ring of Aidara, Tayang 2027

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Begini Cara Mengecek Status Pesanan Chery Q Bagi Konsumen

Begini Cara Mengecek Status Pesanan Chery Q Bagi Konsumen

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×