- Pembocor teknologi Lanzuk menyatakan Samsung mempertimbangkan penggunaan memori LPDDR6 dan UFS 5 pada model Galaxy S27.
- Penerapan teknologi memori baru tersebut berpotensi mendongkrak performa perangkat tetapi dikhawatirkan menaikkan biaya produksi.
- Seri Samsung Galaxy S27 diprediksi meluncur pada awal tahun mengikuti jadwal peluncuran reguler perusahaan.
Suara.com - Samsung Galaxy S27 diperkirakan kembali meluncur pada awal tahun setelah seri Galaxy S26 hadir lebih lambat dari jadwal biasanya.
Namun, spesifikasi penerus flagship Samsung tersebut masih menyisakan tanda tanya, terutama soal teknologi memori yang akan digunakan dan dampaknya terhadap harga jual.
Dilansir dari laman GSM Arena, Selasa (20/10/2026), informasi terbaru yang dibagikan pembocor teknologi bernama Lanzuk melalui platform Naver menyebutkan bahwa Samsung masih mempertimbangkan penggunaan teknologi memori generasi terbaru untuk Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra.
Sebelumnya, Samsung dikabarkan berencana membedakan spesifikasi memori berdasarkan model.
Galaxy S27 dan Galaxy S27+ disebut akan tetap menggunakan LPDDR5X dan UFS 4.x, sedangkan Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra diproyeksikan mendapatkan LPDDR6 dan UFS 5.
Namun, perkembangan pasar memori yang lebih cepat dari perkiraan diduga membuat Samsung kembali mengevaluasi rencana tersebut.
Perusahaan disebut mempertimbangkan apakah peningkatan teknologi memori itu akan tetap diterapkan atau ditunda, termasuk untuk model Pro dan Ultra.
Hingga kini, Samsung belum mengumumkan spesifikasi resmi Galaxy S27. Seluruh informasi tersebut masih berupa bocoran.
LPDDR6 dan UFS 5 Bisa Dongkrak Performa Galaxy S27
Jika rencana peningkatan memori tersebut terwujud, Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra berpotensi mendapatkan peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya.
UFS 5 merupakan standar penyimpanan generasi baru yang dirancang menawarkan kecepatan transfer data lebih tinggi dibandingkan UFS 4.1.
Spesifikasi yang disebutkan dalam laporan mencapai kecepatan baca hingga 10,8 GB per detik dan kecepatan tulis hingga 9,8 GB per detik.
Teknologi tersebut juga diklaim dapat mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen dibandingkan UFS 4.1.
Jika diterapkan pada ponsel, peningkatan kecepatan penyimpanan berpotensi membantu mempercepat pemindahan data dan proses pemuatan aplikasi, meskipun hasil akhirnya juga bergantung pada komponen serta optimasi perangkat.
Sementara itu, LPDDR6 diperkirakan menawarkan kecepatan transfer data 10,6–14,4 Gbps per pin. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan LPDDR5X yang mencapai 8,5 Gbps per pin.
Memori yang lebih cepat dapat membantu pemrosesan data, termasuk untuk menjalankan berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) langsung di perangkat.
Namun, besarnya peningkatan performa Galaxy S27 nantinya akan bergantung pada konfigurasi memori, prosesor, dan optimalisasi perangkat lunak yang dipilih Samsung.
Harga Samsung Galaxy S27 Berpotensi Naik
Di balik peningkatan performa, penggunaan LPDDR6 dan UFS 5 juga berpotensi meningkatkan biaya produksi perangkat.
Samsung perlu mempertimbangkan keseimbangan antara menghadirkan teknologi terbaru dan menjaga harga jual agar tetap kompetitif.
Jika biaya komponen memori meningkat, perusahaan bisa memilih menerapkan teknologi tersebut hanya pada model tertentu atau menyesuaikan harga produknya.
Namun, belum ada informasi resmi mengenai harga Samsung Galaxy S27, Galaxy S27 Pro, maupun Galaxy S27 Ultra.
Karena itu, kemungkinan kenaikan harga masih sebatas spekulasi. Harga akhir nantinya juga dapat dipengaruhi oleh biaya komponen lain, strategi pemasaran, serta kondisi pasar saat perangkat diluncurkan.
Samsung Galaxy S27 Diprediksi Meluncur Awal 2027
Dari sisi jadwal, seri Galaxy S27 diperkirakan kembali mengikuti pola peluncuran Samsung pada Januari atau Februari.
Sebagai perbandingan, Galaxy S24 diperkenalkan pada Januari 2024, sedangkan Galaxy S25 diumumkan pada Januari 2025. Seri Galaxy S26 baru diperkenalkan pada akhir Februari 2026 dan mulai dipasarkan pada awal Maret.
![LPDDR6. [GSM Arena]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/20/13939-lpddr6.jpg)
Keterlambatan Galaxy S26 disebut berkaitan dengan perubahan strategi produk pada tahap akhir pengembangan, termasuk peralihan rencana dari Galaxy S26 Edge ke Galaxy S26+.
Menurut informasi yang beredar, sebagian besar keputusan utama mengenai perangkat keras Galaxy S27 sudah ditetapkan. Meski begitu, jadwal peluncuran dan spesifikasi finalnya belum diumumkan Samsung.
Galaxy S27 Ultra Masih Dipertanyakan, Snapdragon atau Exynos?
Selain teknologi memori, pilihan prosesor untuk Galaxy S27 Ultra juga masih menjadi perhatian.
Samsung belum mengonfirmasi apakah seluruh pasar akan mendapatkan varian dengan cip Snapdragon atau apakah perusahaan akan kembali menggunakan Exynos di wilayah tertentu.
Qualcomm sebelumnya membantah adanya masalah panas berlebih pada cip yang menjadi bahan pembicaraan. Namun, belum ada kepastian mengenai prosesor yang akan digunakan Galaxy S27 Ultra.
Keputusan tersebut penting karena pilihan cip dapat memengaruhi performa, efisiensi daya, kemampuan pemrosesan AI, dan pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
Untuk saat ini, konsumen masih perlu menunggu perkembangan berikutnya. Selain prosesor dan teknologi memori, Samsung juga belum mengungkap spesifikasi kamera, kapasitas baterai, maupun harga resmi seri Galaxy S27.