Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Agung Pratnyawan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB
Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi gelas berembun diisi air dingin. [Pexels]
baca 10 detik
  • Fenomena gelas minuman dingin basah terjadi akibat proses kondensasi udara.
  • Uap air menabrak permukaan gelas minuman dingin basah hingga mengembun.
  • Perubahan suhu udara menciptakan bulir air gelas minuman dingin basah.

Suara.com - Pernahkah kamu memperhatikan bagian luar gelas yang ikut basah saat diisi air dingin? Ternyata hal ini ada penjelasan ilmiah dari fenomena ini lho!

Fenomena tersebut dinamakan kondensasi. Dikutip dari National Geographic kondensasi terjadi saat uap air berubah wujud menjadi cairan.

Proses ini berlawanan dengan penguapan, di mana air dalam bentuk cair menguap menjadi gas.

Bagaimana Gelas Dingin Bisa Basah?

Banyak orang mengira bahwa air di dalam gelas menembus dinding kaca atau terjadi kebocoran pada gelas. Padahal, bulir-bulir air yang muncul di permukaan luar gelas berasal dari udara di sekitarnya.

Di sekitar kita, udara selalu mengandung uap air berwujud gas yang tidak kasatmata. Molekul uap air ini melayang bebas dan membawa energi panas.

Saat kamu menuangkan air es ke dalam gelas, permukaan luar gelas akan mengalami penurunan suhu mendadak dan menjadi sangat dingin.

Ketika molekul uap air di udara bergerak dan menabrak dinding luar gelas yang dingin, mereka kehilangan energi panasnya secara drastis.

Penurunan suhu ini membuat pergerakan molekul uap air melambat dan merapat.

baca juga

Akibat gaya tarik-menarik antarmolekul yang menguat, uap air berwujud gas tersebut berubah wujud menjadi tetesan air cair yang menempel di luar wadah.

Proses Terbentuknya Embun pada Wadah Dingin

Proses terjadinya embun ini sebenarnya berlangsung melalui serangkaian fenomena fisika yang saling berkaitan.

Semuanya dimulai dari udara di sekeliling kita yang tidak pernah benar-benar kering karena selalu membawa molekul uap air melayang secara bebas.

Saat es atau air dingin dimasukkan ke dalam gelas, suhu dingin tersebut dengan cepat merambat hingga membuat dinding luar gelas menjadi sangat dingin.

Ketika molekul uap air yang hangat di udara bertabrakan dengan permukaan gelas yang dingin, uap air tersebut seketika melepaskan energi panasnya.

Pelepasan energi ini menyebabkan pergerakan molekul uap air melambat dan saling merapat satu sama lain.

Akibatnya, wujud uap air yang semula berupa gas berubah kembali menjadi titik-titik air cair.

Tetesan-tetesan air hasil pengembunan ini kemudian saling menyatu di permukaan luar gelas hingga membentuk bulir-bulir air yang membuat wadah terlihat seolah-olah sedang "berkeringat."

Faktor yang Mempengaruhi dan Contoh di Alam

Banyak atau sedikitnya bulir air yang menempel dipengaruhi oleh kelembapan udara dan besarnya perbedaan suhu.

Semakin tinggi kelembapan udara di ruangan, semakin banyak uap air yang siap mengembun. Begitu pula jika suhu air di dalam wadah sangat dingin, proses kondensasi akan terjadi lebih cepat dan intens.

Selain pada gelas es, fenomena kondensasi juga terjadi pada pembentukan awan di langit, embun pagi di atas dedaunan, hingga kaca mobil yang berembun saat hujan turun.

Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 06:53 WIB

Apa Itu Hilal? Ini Penjelasan Ilmiah dan Cara Menentukannya

Apa Itu Hilal? Ini Penjelasan Ilmiah dan Cara Menentukannya

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:17 WIB

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Viral Mobil MBG Dipakai Buat Piknik Keluarga

Viral Mobil MBG Dipakai Buat Piknik Keluarga

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Pajero Sport Hantam Pejalan Kaki dan 2 Mobil di Mampang, Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia

Pajero Sport Hantam Pejalan Kaki dan 2 Mobil di Mampang, Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Ironi Ruang Publik: Spanduk Protes Ditertibkan, Bendera Partai Dibiarkan

Ironi Ruang Publik: Spanduk Protes Ditertibkan, Bendera Partai Dibiarkan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Sekolah Tak Cukup Hanya Menghukum Pelaku Perundungan, KPAI: Harus Awasi Perubahan Perilaku Anak

Sekolah Tak Cukup Hanya Menghukum Pelaku Perundungan, KPAI: Harus Awasi Perubahan Perilaku Anak

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Shampoo Bar vs Shampoo Cair, Mana yang Lebih Cocok untuk Rambutmu?

Shampoo Bar vs Shampoo Cair, Mana yang Lebih Cocok untuk Rambutmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi: Mengapa Bisa Terjadi dan Apa yang Harus Dievaluasi?

Kasus Polisi Tembak Polisi: Mengapa Bisa Terjadi dan Apa yang Harus Dievaluasi?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×