Diskusi 2 Muslim soal Masyarakat Barat Menjadikan Komunitas Muslim LBGTQ

Rinaldi AbanBBC Suara.Com
Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi gay di komunitas muslim Arab bukanlah hal yang mudah. Dua muslim yang juga akademisi asal Palestina dan Bosnia berdiskusi mengenai kecenderungan masyarakat Barat menjadikan komunitas muslim LBGTQ sebagai alasan untuk melanggengkan Islamofobia, dan pembenaran atas kekerasan Israel terhadap bangsa Palestina.

Sudut pandang keduanya menjadi cukup unik, karena selain sebagai penganut agama Islam, keduanya juga adalah bagian dari komunitas LGBTQ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI