Suara.com - Krisis bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah wilayah Bali.
Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok Pertalite dan Pertamax, sementara SPBU yang masih memiliki pasokan dipadati kendaraan hingga antrean mengular ke jalan.
Kondisi ini terlihat di sejumlah titik di Badung, Denpasar, hingga Jembrana. Antrean panjang membuat sejumlah pengendara harus menunggu lebih dari satu jam untuk mengisi BBM.
Di Kabupaten Jembrana, warga bahkan terpaksa mendorong sepeda motor setelah berkeliling ke sejumlah SPBU tanpa mendapatkan bensin.
Sebagian warga juga mengaku kesulitan mencari BBM eceran karena stok di pedagang turut kosong. Pertamina Patra Niaga menyatakan akan menambah pasokan BBM ke Bali sebanyak 26.200 kiloliter yang dijadwalkan tiba bertahap.