Suara.com - Pemerintah Provinsi Lampung melancarkan operasi pemadaman terpadu skala besar untuk menumpas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di sejumlah wilayah strategis.
Sebanyak 350 personel gabungan satgas darat disiagakan penuh, diintegrasikan dengan manuver helikopter pengebom air (water bombing) dan pesawat modifikasi cuaca.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi, menegaskan bahwa ratusan personel darat tersebut disebar ke titik-titik krusial.
Pasukan gabungan ini terdiri dari prajurit Kodam, Kodim, batalion TNI, personel BPBD Lampung Timur, hingga kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Baca Juga:Pakai Uang Istri untuk Selingkuh, Suami di Bandar Lampung Bikin Sandiwara Kena Todong Senpi
Langkah agresif lewat jalur darat terpaksa diperkuat menyusul kendala teknis yang dihadapi armada udara saat menggempur kobaran api di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK).