Tak Semua Kejang Tanda Epilepsi

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 23 Maret 2016 | 17:13 WIB
Tak Semua Kejang Tanda Epilepsi
Ilustrasi epilepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi kejang kerap dikaitkan dengan gejala epilepsi, yakni sebutan untuk penyakit saraf yang dipicu letupan-letupan berlebihan neuron di korteks otak.

Padahal, menurut Ketua Yayasan Epilepsi Indonesia dr Irawati Hawari, SpS, kejang tak selalu merujuk pada epilepsi, begitu juga sebaliknya.

"Tidak semua epilepsi bentuknya kejang, dan tidak semua kejang sudah pasti epilepsi. Bisa kesadaran menurun, berhalusinasi, hingga jatuh, tergantung dari bagian otak mana yang kena," ujarnya pada temu media 'Yes I Can: Saya pasti bisa! Saya harus bisa!' di Jakarta, Rabu (23/3/2016).

Gangguan listrik di otak yang memicu bangkitan atau serangan epilepsi ini, kata Ira, bisa disebabkan oleh kerusakan jaringan misalnya tumor otak, cedera kepala, atau akibat gejala sisa dari penyakit lain seperti infeksi otak, stroke, cacat lahir, serta kelainan genetik. Ini yang menyebabkan manifestasi yang ditimbulkan pun berbeda-beda.

"Misal kalau kenanya di daerah otak belakang, penderita bisa melihat halusinasi atau bayangan. Kalau kerusakan di otak bagian samping, pasien akan seperti mendengar sesuatu. Bisa juga tiba-tiba bengong yang nge-'blank', jadi nggak hanya kejang," imbuhnya.

Ira juga menegaskan bahwa epilepsi tidak bisa dicegah. Namun, bila diobati secara dini dan teratur, seseorang dengan epilepsi bisa menjalani kehidupan seperti orang normal lainnya bahkan mencapai kesembuhan.

"Tapi memang ada jenis epilepsi pada anak yang bisa sembuh saat beranjak remaja. Misalnya didiagnosis epilepsi usia 8 tahun, ketika usia 16 tahun sembuh. Biasanya dilihat melalui rekam otak EEG, ditemukan gambaran khas yang jinak. Dan jenis ini yang bisa sembuh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amankah Penderita Epilepsi Menyetir Kendaraan Pribadi?

Amankah Penderita Epilepsi Menyetir Kendaraan Pribadi?

Health | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 20:01 WIB

Puasa Bisa Jadi Terapi Bagi Penderita Epilepsi

Puasa Bisa Jadi Terapi Bagi Penderita Epilepsi

Ramadan | Senin, 06 Juli 2015 | 12:11 WIB

Konsumsi Asam Folat Saat Hamil Cegah Epilepsi

Konsumsi Asam Folat Saat Hamil Cegah Epilepsi

Health | Rabu, 01 Juli 2015 | 16:14 WIB

Hati-hati, Kepala Terbentur Bisa Memicu Epilepsi

Hati-hati, Kepala Terbentur Bisa Memicu Epilepsi

Health | Selasa, 30 Juni 2015 | 13:13 WIB

Terkini

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

×