Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

Pebriansyah Ariefana

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB
Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat
Mahfud MD saat menjelaskan politik Joko Tingkir ala Prabowo Subianto. [YouTube]
baca 10 detik
  • Mahfud MD menilai opsi Gibran mundur secara sukarela merupakan langkah politik yang jauh lebih terhormat.

  • Proses pemakzulan wakil presiden membutuhkan pembuktian hukum rumit serta dukungan mayoritas suara di DPR.

  • Sikap diam Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil memindahkan fokus kritik publik dari jalannya pemerintahan.

Suara.com - Opsi pengunduran diri secara sukarela dinilai sebagai langkah paling bermartabat bagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tengah tekanan polemik politik saat ini. Langkah tersebut sekaligus memberi ruang bagi Gibran untuk mematangkan konsolidasi politik demi menyongsong kontestasi Pemilu 2029 mendatang.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memetakan bahwa opsi mundur secara mandiri jauh lebih elegan dibanding harus melewati benturan proses pemakzulan di parlemen.

Sudut pandang ini memberikan gambaran baru bahwa manuver mundur bukan bentuk kekalahan, melainkan strategi bertahan jangka panjang. Narasi tersebut mengemuka langsung dari pemikiran Mahfud MD dalam siaran di kanal YouTube milik pribadinya.

“Atau Mas Gibran dengan segala kebesaran hati, menyatakan, udahlah saya mundur, lalu persiapan diri lagi untuk running di tahun 2029, saya kira lebih terhormat,” kata Mahfud.

Pilihan melepas jabatan publik secara sadar memiliki kedudukan hukum tersendiri yang sangat jauh berbeda dibanding mekanisme pemberhentian di tengah jalan. Jalur pemakzulan atau impeachment secara hukum tata negara menuntut pembuktian yang rumit serta dukungan politik yang sangat solid di DPR.

Proses pemakzulan di tingkat parlemen hampir dipastikan membentur tembok kokoh jika tidak disokong oleh mayoritas kekuatan partai politik. peta koalisi pendukung pemerintah di parlemen menjadi kunci utama yang menentukan bisa atau tidaknya mekanisme tersebut berjalan.

Peta kekuatan di DPR sangat bergantung pada arah angin serta komando politik dari Presiden Prabowo Subianto. Suara partai penyeimbang maupun pendukung pemerintah akan sangat dinamis merespons setiap sinyal yang dikirimkan oleh istana.

Namun demikian, konstitusi menegaskan bahwa kesepakatan politik semata tidak bisa melompati koridor hukum yang berlaku. Berdasarkan Pasal 7A UUD 1945, seorang presiden maupun wakil presiden hanya dapat diberhentikan apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum berat atau tidak lagi memenuhi syarat jabatan.

Prosedur pemakzulan juga mensyaratkan tahap pembuktian hukum yang sangat panjang dan bertingkat. Ketentuan Pasal 7B UUD 1945 mewajibkan adanya pengawasan di DPR, pengujian pelanggaran di Mahkamah Konstitusi, hingga ketuk palu akhir di sidang MPR.

baca juga

Dalam pandangan Mahfud, Presiden Prabowo Subianto diprediksi akan mengambil posisi netral dan membiarkan aturan hukum berjalan sebagaimana mestinya. Prabowo diyakini tidak akan pasang badan atau menghalangi jika mekanisme konstitusi tersebut memang hendak ditempuh oleh parlemen.

Sikap tenang pimpinan negara menjadi modal penting dalam menjaga komunikasi dan stabilitas antarpartai politik pendukung. Langkah penanganan dinamika politik wajib bertumpu pada hukum dasar negara agar tidak bergeser menjadi tindakan sewenang-wenang.

Meskipun analisis politik terus berkembang, belum ada indikasi resmi bahwa Prabowo telah merestui atau mendorong proses pemberhentian Gibran. Seluruh pandangan yang mengemuka murni peta kemungkinan yang dihitung dari kacamata tata negara.

Persoalan ini juga berkelindan erat dengan persiapan awal masing-masing partai politik menyongsong agenda Pemilu 2029. Penjajakan kekuatan serta pergeseran peta koalisi biasa terjadi jauh sebelum tahapan pendaftaran resmi dimulai.

Kondisi politik saat ini membuka momentum bagi seluruh pihak untuk menata ulang strategi dan arah hubungan politik mereka. Meski begitu, kepastian arah koalisi dan peta pencalonan menuju 2029 masih sangat cair dan terus bergerak dinamis.

Menariknya, sikap diam yang ditampilkan Prabowo dan jajaran partai politik di tengah polemik Gibran serta Joko Widodo membawa dampak elektoral tersendiri. Pusat perhatian publik yang tertuju pada polemik tersebut secara tidak langsung mengurangi tekanan kritik terhadap jalannya pemerintahan Prabowo.

Latar belakang munculnya opsi pengunduran diri ini berakar dari riak politik yang terus membayangi posisi Gibran Rakabuming Raka pasca-Pilpres. Sorotan publik yang tajam terhadap keabsahan pencalonan hingga dinamika hubungan dengan pemerintahan sebelumnya memicu perdebatan panjang terkait legitimasi jabatan.

Di sisi lain, konstitusi Indonesia melalui UUD 1945 menyediakan pintu keluar formal berupa pemakzulan maupun pengunduran diri atas kehendak sendiri. Komposisi koalisi di parlemen yang sangat kuat saat ini membuat jalur pemakzulan menjadi sangat sulit ditembus tanpa adanya perpecahan politik yang mendasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Pernah Jadi Cawapres Pilpres 2024, Kenapa Mahfud MD Tak Ikut Gugat Ijazah Gibran?

Pernah Jadi Cawapres Pilpres 2024, Kenapa Mahfud MD Tak Ikut Gugat Ijazah Gibran?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Perbedaan HP Garansi Resmi vs Garansi Distributor, Ketahui Risiko dan Kelebihannya

Perbedaan HP Garansi Resmi vs Garansi Distributor, Ketahui Risiko dan Kelebihannya

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:37 WIB

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan

Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan

Batam | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

×