- Gubernur Kaltim Rudy Masud dan istrinya kedapatan sarapan di hotel mewah Marina Bay Sands Singapura pada 11 Oktober 2026.
- Pemprov Kaltim menyatakan perjalanan Rudy ke Singapura bertujuan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Mount Elizabeth dengan izin Mendagri.
- Keberadaan Rudy di luar negeri menuai kritik dari warganet serta disorot media Malaysia di tengah masalah kabut asap Kalimantan Timur.
Suara.com - Foto Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud bersama istrinya beredar di media sosial pada Senin (12/10/2026).
Foto tersebut dikabarkan diambil ketika Rudy sarapan di Marina Bay Sands pada Minggu (11/10/2026).
Di tengah ramainya pembahasan mengenai perjalanan Rudy ke Singapura, tarif hotel yang menjadi lokasi sarapan itu turut menarik perhatian.
Marina Bay Sands dikenal sebagai salah satu hotel mewah di Singapura dengan fasilitas premium dan pemandangan kawasan Marina Bay.
Tarif Kamar Marina Bay Sands Mulai Rp9,5 Juta
Berdasarkan kisaran tarif yang tersedia pada Oktober 2026, kamar Marina Bay Sands dapat dibanderol mulai dari 780 dolar Singapura atau sekitar Rp9,5 juta per malam.
Untuk kamar premium pada tanggal tertentu, tarifnya dapat mencapai 1.000–1.500 dolar Singapura, setara sekitar Rp12,2 juta hingga Rp18,3 juta per malam.
Harga tersebut dapat meningkat ketika tingkat hunian hotel tinggi atau pada periode yang ramai pengunjung.

Pada tanggal tertentu, tarif kamar standar bahkan diperkirakan mencapai 2.000–3.500 dolar Singapura atau sekitar Rp24,4 juta hingga Rp42,7 juta per malam.
Selain kamar standar dan premium, Marina Bay Sands juga menawarkan suite mewah dengan tarif yang jauh lebih tinggi.
Untuk kategori suite tertentu, biaya menginap dapat mencapai puluhan ribu dolar Singapura per malam, meski tarif maksimum aktual belum terverifikasi.
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perjalanan Rudy Mas’ud
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan bahwa perjalanan Rudy ke Singapura dilakukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Mount Elizabeth.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi, membenarkan Rudy berada di Singapura pada Sabtu (10/10/2026).
Menurut penjelasannya, perjalanan tersebut telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri, sementara permohonan tertulis diajukan secara paralel.