"Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari. Manual pakai pacul pengki sama garpu," beber Nanang.
4. Pihak RT Tidak Tahu
Sementara itu, pihak RT setempat mengakui jika tidak mengetahui ada "proyek" mengubur bansos Jokowi.
Ketua RT. 10 RW. 03, Sugeng mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui paket bansos ditimbun di wilayahnya.
Sugeng rupanya baru tahu ada kejadian tersebut saat melihat berita. "Kalau kami sendiri di lingkungan Tirtajaya, kami tidak tahu. Saya tahu dari Youtube," kata Sugeng.
5. Lahan parkir dan gudang JNE
Dari pengakuan Sugeng, lahan tempat penimbunan beras diketahui adalah lokasi gudang sekalian tempat parkir kendaraan JNE.
Hal itu yang membuat warga atau pengurus lingkungan tidak curiga jika akhirnya ditemukan timbunan beras membusuk terkubur tanah.
"Di sini mobil penuh, jadi warga tidak tahu. Ketua lingkungan jadi tidak tahu kalau di sini ada aktivitas mencurigakan. Ini tempat parkir JNE, jadi kami tidak tahu. Bukan kami tidak memperhatikan lingkungan, kami cukup waspada jadi kami tidak tahu persis," ucap Sugeng.
Baca Juga: 4 Hal yang Kamu Rasakan setelah Sukses Menyelesaikan Tanggung Jawab
6. Viral
Kasus ini terungkap saat ahli waris pemilik tanah bernama Rudi mendapat informasi dari temannya yang bekerja di JNE.
Dikatakan Rudi, temannya mengatakan jika di lokasi gudang terdapat timbunan sembako dalam jumlah banyak.
“Saya dapat informasi dari orang dalam JNE yang katanya ada pemendaman sembako,” ujarnya seperti dikutip dari DepokToday.hops.id -jaringan Suara.com,
Berangkat dari rasa penasaran tersebut, Rudi samin kemudian melakukan penelusuran informasi itu dengan menggali sebagian lahan. “Saya telusuri sehari tidak dapat,” katanya.
7. Eks karyawan JNE diduga bocorkan penimbunan