SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha pernah mengungkapkan bahwa ada syarat sahnya taubat itu diterima oleh Allah SWT.
Dengan mengucapkan kalimat istighfar saja, taubat belum tentu diterima Allah SWT.
Ada satu kalimat lain yang harus diucapkan, agar taubat yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Karena kalimat itu merupakan syarat utama taubat seseorang diterima.
Lantas, kalimat apakah yang menjadi syarat taubat seseorang diterima itu?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Kamis (8/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkapkan bahwa ada satu syarat sah yang harus diucapkan agar taubat seseorang diterima oleh Allah SWT.
Setiap manusia pasti meminta kepada Allah SWT, dan yang paling utama adalah harus mengetahui dan meyakini bahwa Allah itu Tuhan, jelas Gus Baha.
“Artinya dalam kalimat La Ilaha Illallah, bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT,” ungkap Gus Baha.
Baca Juga: Persib Tantang Arema, Luis Milla Datangkan Dua Pembisik
Agar dosa seorang hamba diampuni oleh Allah SWT, Gus Baha mengambil riwayat dari Abu Hasan Asy Syadzili yang menerangkan syarat istighfar seseorang, agar bisa diterima Allah SWT.
“Menurut riwayat abu Hasan Asy Syadzili dijelaskan bahwa setelah kalimat tauhid mu benar, maka itu baru sah istighfar,” ungkap Gus Baha.
Lalu Gus Baha menceritakan, bahwa ada orang kafir 80 tahun, setelah melafalkan kalimat tauhid, langsung semua dosa-dosanya diampuni.
“Sehingga menurut Abu Hasan Asy Syadzili, karena yang mengampuni kalimat istighfar itu adalah kalimat tauhid,” tutup Gus Baha.