SuaraBandung.id - Satu saksi yang juga tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J, Bripka RR menceritakan situasi di TKP rumah Magelang.
Hingga saat ini apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak terpublikasi secara jelas.
Merujuk pada kesaksian Kuat Ma’ruf dan Susi, mereka mengaku melihat Putri Candrawathi tergeletak di dekat kamar mandi.
Kemudian ada keterangan lain dari Bripka RR, jika dirinya melihat Kuat Ma’ruf dalam keadaan panik dan tegang.
Bahkan saat itu Bripka RR melihat Kuat Ma’ruf sedang membawa pisau yang tidak diketahui peruntukannya..
Peristiwa di TKP Magelang, Jawa Tengah, hingga saat masih tidak jelas.
Apakah apa yang diakui istri Ferdy Sambi benar terjadi, yakni tindak dugaan perkosaan yang dilakukan Brigadir J, atau tidak.
Masyarakat masih dibuat bingung. Ada dua kekuatan informasi di berbagai media, saling bantah atas adanya dugaan perkosaan Brigadir J.
Namun, dalam kasus ini, polisi telah menetapkan lima tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir J.
Baca Juga: Hati-Hati! Ternyata Ada Sholat yang Mendatangkan Dosa Kata Gus Baha
Akan tetapi, jika dilihat dari keterangan Asisten Rumah Tangga (ART) Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Susi mengaku melihat kejadian di TKP Magelang.
Susi dinilai mempunyai peran dalam lingkaran kasus Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo dan gerombolannya.
Dilihat dari akun YouTube Refly Harun, yang membacakan satu artikel, masih banyak yang menimbulkan tanda tanya, apakah benar kemarahan Ferdy Sambo hingga menghabisi nyawa Brigadir J diawali dugaan kasus perkosaan.
“Nama Susi muncul saat rekonstruksi baru-baru ini," kata Refly Harun membacakan artikel yang diunggah di akun YouTubenya, Selasa 6 September 2022.
Kata Refly Harun, status Susi hingga saat ini hanya sebatas saksi. Hal itu berbeda dengan lima orang lainnya yang sudah tersangka.
“Semua rombongan Putri Candrawati yang dari Magelang ke Jakarta, hanya Susi yang tidak dijadikan tersangka," ungkapnya.