SuaraBandung.id - Pembina Yayasan Amal Quran, Drs Atep Mastur M.Ag mengingatkan tentang keutamaan dari sedekah di Bulan Safar dalam kalender Islam.
Sedekah Safar ini termasuk dalam bagian yang telah ditetapkan Allah SWT. Dalam momentum sedekah Safar ini, Atep Mastur mengatakan ada momentum untuk melawan riba dan menolak bala.
Selain itu, dalam Bulan Safar ini saganta dianjurkan untuk memperbanyak syukur pada Allah atas segala apa yang telah ditetapkan dan ditakdirkan pada diri masing-masing umat Islam.
"Bersyukur kepada Allah atas segala banyak nikmat yang telah dirasakan," kata Atep Mastur pada Senin, 12 September 2022.
Dalam Bulan Safar ini ada seruan dari Rasulnya untuk memperbanyak sedekah sebagai buktu Maha Besar, Maha Pemurahnya Allah SWT.
Keutamaan Bulan Safar ini juga dikatakan Atep Mastur sebagai perbaikan ekonomi pada keluarga umat Islam.
Bukan itu saja, melalui sedekah Safar ini diharapkan berdoa agar diberi kekuatan untuk menjaga diri dari riba yang sudah merajalela.
"Umat Muslim menyambut seruan Allah dan Rasulnya, untuk berbagi melalui sedekah Safar. Mohon perlindungan juga pada Allah agar terjauh dari haramnya riba," kata Atep Mastur.
Maka Allah halalkan jual beli berdasar pada hukum syariat dengan melakukan pembersihan dan penghalalan melalui sedekah.
Baca Juga: Gus Baha: Apapun Masalahnya, Amalkan Satu Dzikir Ini!
"Menghalalkan jual beli, dan Allah menjadikan sedekah adalah sebuah perniagaan yang tidak pernah rugi," jelasnya.
Merujuk pada sabda Nabi Muhammad, sedekah adalah "tadfaul bala". Sedekah adalah untuk menghilangkan bala'i.
"Telah banyak bala itu seperti di masa Musa balaun adim, di mana laki-laki dihabisi," katanya.
"Kemudian di masa Nabi Muhammad perempuan yang dihabisi. Sedangkan di abad ini, tidak pandang bulu. Laki-laki dan perempuan dihabisi," katanya melanjutkan penjelasan.
Kemudian Atep Mastur menjelaskan jika bala yang turun di muka Bumi ini beragam.
Bala ini berupa adab alam semesta, seperti adab api, air, angin, dan lain-lain.
Kemudian ada juga adab sesama manusia yang disebut ashabul jahim, yakni berupa pertengkaran, permusuhan, saling memakan di antara manusia.
Melalui sedekah Safar ini berharap Allah menerimanya untuk perlindungan umat Islam, terkhusus hingga pada keluarga masing-masing.
"Mari kita memohon perlindungan dari berbagai bala, adab, fitnah yang terjadi dan akan terjadi," katanya.
Ya robbana inna naudubika min adzabinnar wa min adabilma'i wa min adabirrih wa min adabil ukhro. Wa A'udzubika min adzabil qobri wamin fitnatil mahya wal mamati wa min syarri fitnatil masihid dajjal ya muqolibal qulub tsabit qolbi tsabbit qolbi ala diinika dinul islam kaftan. Allahumma najina minal kaumidzolimin minal kaumilfasikin minal kaumiljahirin minal kaumil kafirin minal qoumil mufsidin.
Melalui doa tersebut, hujamkan juga permohonan pada Allah agar umat Islam mendapat perlindungan yang melekat pada diri.
Mulai dari perlindungan dari persaingan hidup, hingga perlindungan dari keputusan para pemegang kekuasaan dan penentu kebijakan.
Atep Mastur juga mengatakan, berdoalah agar umat Islam ini mendapat bimbingan dalam mengambil keputusan secara tepat, sehingga tidak didahului ketetapan Allah.
"Jadikan umat yang berjalan bersama Rasulnya. Menjadi hamba yang selalu mendapat perlindungan dari Allah," katanya.
Mohon juga perlindungan agar selalu diberi bimbingan dan petunjuk dari Allah SWT melalui orang-orang yang terpilih, agar tidak bingung dan tersesat.
Allahumma anjil alaena imanan kholison wa ilman nafi'an wa amalan sholihan mutaqobbalan wa rizqon halalan thoyiban wasian mubarokan wa syifaan min kulli da'i wasathan.
Allahumma inna na'udzubika minal hammi wal hazani wal jubni wal bukhli wa a'udzubika min gholabatid daini wa qohri rijal. Allahumma inna nas aluka salamatan fiddin wa ziyadatan fil ilmi wabarokatan firizki warahmatan indal maut wa maghfirotan ba'dal maut.
"Dan izinkan ya Allah, umat Islam ini menyampaikan berbagai perlindungan sesuai dengan rincian yang bisa dipahami oleh masing-masing, sesuai dengan medan yang dihadapi," ucapnya.