Benci dan Dendam karena Sakit Hati, Apa Obatnya? Buya Yahya: Seberat Apapun

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:15 WIB
Benci dan Dendam karena Sakit Hati, Apa Obatnya? Buya Yahya: Seberat Apapun
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Siapapun yang sedang merasa sakit hati tentu mengalami penderitaan emosional yang mendalam.

Penderitaan emosional itu semakin lama akan semakin parah jika tidak diobati ataupun tidak tercipta satu pengertian bagi orang yang mengalami sakit hati itu.

Buya Yahya mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa seberat apapun sakit hati yang dialami oleh seseorang, sakit hati itu dapat dihilangkan jika orang yang mengalami sakit hati itu bisa menata hati.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 29 Maret 2022, berikut ulasannya.

Buya Yahya mengatakan bahwa nabi mengajarkan kepada kita untuk merenungi bahwa orang yang membuat kita sakit hati adalah sesama umat nabi Muhammad.

“Bukankah nabi mengajarkan, seberat apapun orang sakit hati, kalau dia menata hatinya, maka akan hilang itu rasa sakit. Merenungi bahwasanya itu adalah umat nabi Muhammad,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya lalu mengatakan bahwa kita tidak boleh membiarkan diri kita terus menerus merasakan benci kepada orang yang telah menyakiti hati kita.

“Kenapa aku harus membenci dia, dan kita harus tahu bahwasanya itu adalah penyakit, nggak boleh aku biarkan terus menggerogoti hatiku, jangan dibiarkan,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa kebencian dan rasa dendam yang kita perkuat justru akan membuat kita semakin sengsara.

Baca Juga: Bintangi Siapa Takut Orang Ketiga, Inilah Sosok Michella Putri Pemeran Giandra

“Orang punya dendam, benci kepada seseorang, malah diperkuat kebenciannya, dicatat kejahatannya, kenakalannya, apa yang terjadi? Nyungseb. Setelah sakit hati, kemudian mentalnya juga kena, gila dia,” jelas Buya Yahya.

Setelah itu, Buya Yahya mengingatkan bahwa apabila kita sadar bahwa kita sedang merasakan sakit hati, maka hendaknya kita mengobati penyakit hati itu.

“Tapi kalau orang sadar, aku sakit hati, mungkin aku punya permasalahan, masalah psikologi, karena itu penyakit, saya harus obati dong, masa orang melihara penyakit,” pungkas Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI