SuaraBandung.id - Kang Dedi Mulyadi, terkenal dengan keramahan serta sifatnya yang ramah di lingkungan Purwakarta.
Masyarakat juga mengenal Dedi Mulyadi sebagai orang yang berhasil mengubah Purwakarta menjadi rapih dan cantik seperti saat ini.
Dibalik sifatnya yang ramah, Kang Dedi Mulyadi juga ternyata memiliki sikap yang tegas kepada siapapun yang menurutnya melakukan kesalahan.
Seperti contoh, saat Dedi Mulyadi mengunjungi salah satu rumah yang Ribih di kawasan Plered, sepanjang perjalanannya ia terlihat misuh - misuh karena tenyata kepala desa disana sangat susah dihubungi.
“Nah ini bentuk autokritik saya bahwa kepekaan pemimpin itu harus senantiasa siaga, HP itu harus hidup, karena kan ada warga yang sedang emergency, setingkat saya saja sudah amat apalagi warga,” kata Dedi Mulyadi
Oleh karena itu, Dedi Mulyadi mau tidak mau mencari rumah yang ribih tersebut dengan bertanya kepada masyarakat setempat satu - per satu.
Setelah dibantu untuk menemui rumah roboh, tiba - tiba sang kepala desa datang menghampiri Dedi Mulyadi dan langsung meminta maaf.
“Oh ini yang ga angkat - angkat sampe nyusahin saya, di telfon ga diangkat - angkat,” marah Dedi Mulyadi.
Diketahui jika saat itu sang kepala desa beralasan jika dirinya sedang melaksanakan ibadah sholat dhuha, tetapi langsung dibantah oleh Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Rizky Billar Akhirnya Terus Terang Soal Lesti Kejora yang Disebut Hamil Anak Kedua
“Masa sholat dhuha lama banget, dhuha mah sepuluh menit, inimah di telfon sejam ga diangkat - angkat,” tambah Dedi Mulyadi.
Melihat kemarahan sang mantan Bupati, kepala desa tersebut tetap bertanggung jawab dan mengikuti Dedi Mulyadi.
“Jang, ini catet kebutuhan warga apa saja nanti WA saja,” jelas Dedi Mulyadi.
Setelah mendapatkan perintah tersebut, kepala desa langsung mengangguki dan siap melaksanakannya.
“Siap pak, siap,” jawab kepala desa.
Saat ini, proses perceraian antara Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika telah memasuki jadwal persidangan lanjutan yang dianggendakan pada hari Selasa (8/11/2022).