3. Di hari jum’at pula terdapat tuntunan mempersiapkan menunaikan sholat jumat secara sempurna.
Rasulullah Saw merincinya dari mulai sebelum berangkat menuju masjid, yaitu:
- bersuci mandi terlebih dahulu,
- memakai wewangian,
- masuk ke dalam masjid dengan melangkah baik sesuai adab dan sopan santun,
- jangan pisahkan tempat duduk orang lain
- tunaikan salat dengan tumaninah
- lalu dengarkan khutbah dengan fokus.
Bagi orang yang dapat mengoptimalkan hal tersebut, maka terampuni dosa-dosa yang telah diperbuat diantara dua jumat. Begitu pula pemberian manfaat dalam salatnya, dari satu salat ke salat lain, dari jum’at ke jum’at, serta ramadhan ke ramadhan berpotensi menggugurkan dosa-dosa diantara jeda waktu-waktu tersebut.
Baca Juga: Tips Amalan Bulan Rajab dari Ustad Adi Hidayat, Catat dan Amalkan Mulai Hari Ini
4. Dan yang istimewa di hari jum’at, terdapat sekejap waktu singkat yang Allah hadiahkan kepada kita agar dimanfaatkan untuk berdoa
beberapa ulama berpendapat waktu mustajab doa tersebut adalah antara dua khutbah dan ba’da asar menjelang magrib.
Diantara do’a yang diajarkan, yaitu:
Allahumma ak fina bi halalika 'an haramika wa aghnini bifadhlika 'aman siwak.
Artinya: ”Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram.”
5. Memperbanyak sedekah baik harta maupun benda, makanan, pakaian yang kiranya baik bagi kita, sebagai ganbaran ketaatab kepada Allah Swt. (*)