SuaraBandung.id - Perlu diketahui bersama bahwa ada ketentuan dalam berpakaian khusunya bagi wanita muslimah yang sesuai dengan aturan agama.
Karena hal ini berkaitan dengan adab berpakaian dan tentu saja menyangkut ranah aurat (bagian tubuh yang wajib ditutupi sesuai syari’at).
Tentu saja dalam cara berpakaian yang menutup aurat berbeda antara laki-laki dan perempuan yang sudah diatur didalam syari’at islam.
Lantas bagaimana wanita memakai baju potongan rok, celana, atau pakaian yang longgar? Buya Yahya menjelaskan persoalan tersebut yang ditayangkan di Youtube Al Bahjah TV.
Dikutip Kamis (9/3/2023), Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon menjelaskan bahwa baju adalah sebagai cara untuk menutup aurat.
“Baju adalah untuk menutup aurat,” kata Buya Yahya.
Kemudian Buya Yahya menerangkan bahwa ada dua kunci yang perlu diketahui dalam berpakaian, di antaranya menutup seluruh bagian aurat yang diharamkan untuk dilihat, dan tidak menampakan bentuk tubuh.
“Kuncinya cuma dua, yang pertama menutup seluruh aurat yang diharamkan untuk dilihat. Yang kedua tidak menampakan bentuk,” ujar Buya Yahya dengan tegas.
Berpakaian sewajarnya walaupun dengan model apapun, yang jelas aman bagian yang perlu ditutup.
Baca Juga: Duhh! Malam Nisfu Syaban Santri Tewas Dikeroyok Seniornya Hingga Tewas di Pondok
“Ada tambahan anjuran yaitu semakin aman dari tersingkap maka semakin bagus. Sekalipun modelnya apa,” ujarnya.
Selain itu Buya Yahya menyebutkan bahwa dalam cara berpakaian yang menutup aurat itu yang terpenting tidak terlihat lekukan di tubuhnya.
“Yang terpenting tidak dikeliatan lekuk-lekuk tubuhnya,” ucapnya.
Maka Buya Yahya menyarankan untuk berpakaian yang longgar, tidak mesti gamis sebagai pakian terusan wanita muslimah.
Potongan baju atas dan rok sebagai kebawahannya juga sah-sah saja dipakai asal bisa mentup aurat.
“Baju dipotong-potong tapi ideal, misal dari bawah roknya, dari atas baju panjang sampai pinggul tertutup, sampai tidak keliatan lekuk tubuhnya,” ujar Buya Yahya.(*)Mey