SUARA BANDUNG - Membaca dan mengikuti kajian secara masif dapat membuat seorang menjadi cerdas.
Orang cerdas identik dengan nilai IPK-nya 4 dan IQ-nya tinggi.
Tidak hanya itu, jabatan dan harta benda yang melimpah menjadi bentuk dari orang cerdas.
Bedahalnya menurut Ustadz Abdul Somad, yang mana orang cerdas itu bukanlah yang termasuk disebutkan sebelumnya. melainkan ia yang bisa menahan hawa nafsunya.
Lantas bagaimana maksud dari menahan nafsu tersebut?
Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang cerdas melainkan ia yang bisa menahan hawa nafsu dari kecintaannya terhadap dunia, serta lebih mementingkan bekal untuk akhiratnya nanti.
"Orang cerdas bukan yang IPK-nya 4, orang yang cerdas bukan yang IQ-nya tinggi, orang yang cerdas merupakan dia tekan hawa nafsunya dan dia beramal, apa yang akan saya bawa setelah saya mati menghadap Allah SWT," ucap Ustadz Abdul Somad dikutip, Rabu (5/4/23).
Jadi maksudnya, orang cerdas itu yang bisa menahan hawa nafsunya dan lebih memilih beramal kepada Allah SWT, untuk bekal nanti ketika menghadapNya. (*)
Sumber: Youtube TAMAN SURGA NET