SUARA BANDUNG– Bulan puasa merupakan bulan penuh limpahan kasih dan sayang Tuhan yang esa karena pahala dan amal saleh akan dilipatgandakan bila dikerjakan. Namun menurut Ustadz Abdul Somad apabila saat puasa melakukan ini, puasanya menyerupai gelas kosong.
Puasa sejatinya mengajarkan orang agar tak jeda berbuat baik dan mengkerangkeng amarah hingga kata-kata yang keluar pun tidak boleh kata-kata yang jorok dan kasar, tersebab menurut UAS apabila larangan-larangan itu dikerjakan konsekuensi yang didapat amat besar.
Menurut UAS perbuatan yang akan mengosongkan pahala adalah berbuat kasar dan jorok.
Hal itu kata UAS senada dengan yang disampaikan salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari.
Seperti dilansir dari kemenag.go.id hadist tersebut berbunyi: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta (bohong) dan perbuatan keji (kotor), maka Allah tidak memerlukan dia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari).
UAS menambahkan bahwa perbuatan tersebut hanya berpuasa untuk menahan makan dan minum
“ Sekadar meninggalkan makan dan minum, itu tidak ada pahalanya,” ujar UAS seperti dikutip dari kanal YouTube Pesan Guru pada Jum’at (7/4/2023).
Pendapat UAS tersebut ia kutip dari sebuah hadits yang mengungkap senada bahwa ada orang yang berpuasa tapi tidak mendapat apa-apa kecuali rasa lapar dan dahaga. (*)
Sumber: YouTube Pesan Guru
Baca Juga: Cek Fakta: Gara-gara Ini Presiden Amerika Serikat Joe Biden Beri Ida Dayak Ini, Benarkah?