SUARA BANDUNG - Pernikahan memang suatu yang diimpikan bagi setiap orang.
Tetapi, pernikahan tidak boleh menjadi ajang perlombaan, yang mana tiap orang itu berebut untuk saling mendahului dalam ikatan suci dengan Tuhan tersebut.
Baru-baru ini, beredar informasi terkait janda dan duda yang terus bertambah di daerah Kabupaten Bandung.
Bahkan, janda dan duda itu ada mencapai angka 10 ribu di tiap tahunnya.
Dilansir dari akun Instagram @sekitarbandungcom yang berisi narasi, "ada sekitar 10 ribu janda dan duda baru tiap tahunnya di Kabupaten Bandung," dikutip, Senin (15/5/2023).
Lantas apakah faktor dari maraknya janda dan duda di Kabupaten Bandung tersebut?
Beragam komentar netizen dari unggahan tersebut, yang mana merepresentasikan maraknya janda dan duda di Kabupaten Bandung.
"Orang Bandung kurang beriman, mudahnya untuk bercerai," ucap @rara_arisaa.
"Mungkin yang cewenya pingin ke aki-aki kaya dan yang cowonya bisa saja nyari tante girang," ucap @riyadi.rizki.supriadi.
"Yang ke 1 bisa jadi faktor ekonomi juga, yang ke 2 bisa jadi perselingkuhan akibat dede-dede gemes mulai bermunculan dengan style tante-tante," ucap @hering_33. (*)