SUARA BANDUNG – Tata cara bersuci atau thaharah dijelaskan Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Pimpinan pondok pesantren Al-Bahjah Cirebon mengungkapkan terkait bersuci dari hadas besar.
Hadas besar itu di antaranya bersenggama atau hubungan suami istri, haid, nifas, dan mimpi basah hingga keluar air mani.
Maka itu wajib mandi besar atau bersuci dari hadas besar.
“Mandi besar habis hubungan suami istri, atau suci dari haid, atau mimpi basah keluar air mani, wajib mandi besar,” kata Buya Yahya, dikutip Selasa (4/7/2023).
Kemudian Buya Yahya menjelaskan mandi besar itu tidak perlu mengguyur air sebanyak tiga kali.
Karena itu bukan merupakan syarat sah mandi besar.
Namun cukup meratakan air kesekujur tubuh, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Buya Yahya juga menambahkan tidak diwajibkan disertai dengan sampo rambutnya.
Baca Juga: Antonio Dedola Bantah Tak Ada Duit Buat Bayari Kuliah Lolly, Tapi karena Ini...
“Mandi besar itu cukup meratakan air yang biasa dipakai wudhu, anda mengguyur yang penting merata kesekujur tubuh, tidak harus tiga kali, tidak harus pakai sampo,” jelas Buya Yahya. (*)
Sumber : Youtube Al-Bahjah TV