SUARA BANDUNG - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini lantang bersuara, mengkritisi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Kritik terlontar dari eks pelatih Timnas Indonesia U-17 Fakhri Husaini, tak terlepas dari semua kampanye Ketua PSSI pada saat mencalonkan diri ketika Kongres Luar Biasa.
Menurut mantan nahkoda Timnas Indonesia U-17 Fakhri Husaini, kala itu visi misi dari PSSI cukup bagus, tapi ada satu hal yang tersilap di sana.
Maksud fokus tujuan yang tersilap oleh PSSI adalah youth development atau pembangunan usia muda. Fakhri mengatakan, kemajuan sepakbola suatu negara tak terlepas dari peran kebijakan infrastruktur usia muda.
Jika pembinaan usia muda tidak difokuskan oleh PSSI, maka sepakbola Indonesia akan susah maju.
"Untuk membangun sepakbola di suatu negara, itu engga dipisahkan ini. Youth development ini engga bisa diabaikan," jelas Fakhri, dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, (22/8/2023).
"Jadi engga usah mimpi lah mau membangun sepakbola yang hebat, tapi tidak sedikitpun memikirkan dengan serius," imbuhnya.
Oleh sebeb itu, sudah seharusnya PSSI serius memikirkan kompetisi sepakbola usia muda yang berkelanjutan dengan sistem Liga penuh.
"Mikirnya kan engga serius ini (PSSI). Memikirkan kompetisi sepakbola usia muda yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kuncinya cuma dua itu," beber Fakhri.(*)
Baca Juga: Cara Rujuk Setelah Talak 3 Menurut Buya Yahya, Bisa atau Tidak?