SUARA BANDUNG - Serum adalah produk skincare yang memiliki kandungan aktif paling tinggi dibanding produk lainnya.
Serum juga sudah menjadi salah satu skincare wajib bagi banyak orang karena dinilai efektif memberikan hasil.
Jika sudah memakai serum namun belum menunjukkan hasil atau justru menimbulkan masalah pada kulit, coba cek apakah pemakaiannya sudah benar.
Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memakai serum:
1. Salah memilih serum
Pilihlah serum sesuai kebutuhan dan kondisi kulit. Salah memilih serum bisa menimbulkan masalah pada kulit dan membuat tujuanmu memakai skincare tidak tercapai.
Misalnya saat ingin memudarkan noda di wajah, tapi produk yang digunakan adalah serum anti acne. Serum itu tentu tidak akan efektif untuk memudarkan noda di wajah.
2. Tidak melakukan patch test
Patch test adalah tes yang dilakukan dengan mengoleskan produk ke sebagian kecil area kulit. Misalnya, di kulit belakang telinga atau di bagian pipi dekat rahang.
Tujuan dari patch test adalah menguji kecocokan produk terhadap kulit sehingga seandainya ada reaksi alergi atau gejala ketidakcocokan dapat diketahui sedini mungkin.
3. Terus memakai serum meskipun tidak cocok
Jika serum yang dipakai menunjukkan reaksi ketidakcocokan pada kulit, segera hentikan pemakaian.
Bersikukuh memakai serum yang tidak cocok pada kulit bisa menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
4. Salah urutan pemakaian
Urutan pemakaian serum yang salah dapat menurunkan efektifitasnya. Gunakan serum setelah membersihkan kulit wajah atau setelah memakai toner/essence.
Setelah serum, baru kenakan pelembap wajah dan sunscreen (untuk di siang hari), lalu make up.
5. Tidak menunggu serum meresap ke dalam kulit sebelum memakai skincare lainnya
Setelah memakai serum, pastikan kulit menyerap serum terlebih dahulu sebelum memakai skincare lain.
Tunggu beberapa menit hingga kulit wajah tidak basah/lengket, baru dilanjutkan dengan skincare lainnya.
Mengenakan skincare lain segera setelah serum bisa membuat bahan aktif dalam serum tercampur bahan dalam skincare lain dan mengurangi efektifitasnya.
6. Salah cara pakai
Biasakan untuk meneteskan serum ke tangan/kulit wajah tanpa menyentuh pipetnya. Pipet yang terkena kulit dapat membawa bakteri ketika dimasukkan kembali ke dalam botolnya.
Alih-alih memberikan manfaat, serum yang terkontaminasi bakteri justru dapat menimbulkan masalah pada kulit.
7. Jumlah serum yang terlalu sedikit atau terlalu banyak
Terlalu irit menggunakan serum bisa membuat manfaatnya tidak terasa. Begitupun jika terlalu banyak mengoleskan serum pada wajah.
Kandungan aktif dalam serum bisa membuat kulit iritasi atau bermasalah jika jumlahnya terlalu banyak.
8. Tidak konsisten memakai serum
Gunakan serum secara rutin agar manfaatnya dapat terasa. Memakai serum namun tidak konsisten akan membuat hasilnya tidak maksimal karena serum pun membutuhkan waktu untuk berproses.
Jadi, apakah selama ini kamu sudah benar saat memakai serum?(*)