Karena Keterbatasan Anggaran dari Pemerintah, Tiga Kali Pemilu Kantor KPU KBB Terpaksa Masih Ngontrak

bandungbarat

Sabtu, 10 September 2022 | 13:38 WIB
Karena Keterbatasan Anggaran dari Pemerintah, Tiga Kali Pemilu Kantor KPU KBB Terpaksa Masih Ngontrak
ilustrasi kantor KPU. terpaksa harus ngontrak di bangunan sederhana di Jalan Raya Purwakarta, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang. ((Suara.com))

SuaraBandungBarat.id - Jelang Pemilu 2024 Kantor KPU membutuhkan tempat yang representatif demi menunjang pekerjaan dan tentunya butuh untuk tempat penyimpanan logistik pemilu supaya nantinya bisa lebih aman.

Namun, sangat berbeda dengan kondisi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ada di Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini belum memiliki kantor sendiri.

Diketahui, Kantor KPU tersebut  terpaksa harus ngontrak di bangunan sederhana di Jalan Raya Purwakarta, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang.

Ketua KPU KBB, Adi Saputro mengatakan, pihaknya sudah ngontrak di tempat yang sama untuk kantor tersebut sejak tahun 2009 atau sudah tiga kali Pemilu, sehingga untuk Pemilu 2024 diharapkan bisa memiliki kantor sendiri.

"Dari awal KPU memang ngontrak untuk kantor dan setiap tahun diperpanjang. Kita masih menggunakan tempat yang sama seperti pemilu-pemilu sebelumnya," ujar Adi saat dihubungi, Jumat (9/9/2022).

Adi mengatakan, penyebab KPU KBB masih ngontrak untuk kantor tersebut karena anggaran dari pemerintah sangat terbatas sehingga pihaknya harus mengajukan ke pemerintah daerah tetapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

"Dari dulu ke pemerintah daerah sering menyampaikan, dulu pernah diberi tanah. Cuma ada beberapa kendala, akhirnya sampai saat ini belum ada kejelasan," katanya.

Akhirnya, kata dia, pihaknya tetap harus ngontrak dan untuk mengontrak kantor tersebut pihaknya harus mengeluarkan biaya Rp 190 juta hingga Rp 200 juta per tahun karena setiap tahun harga sewa terus mengalami kenaikan.

Jika pada pemilu 2024 nanti masih ngontrak di tempat yang sama, kata Adi, pihaknya terpaksa harus menyewa gudang di tempat yang lain untuk menyimpan logistik karena di kantor yang sekarang tidak akan cukup.

baca juga

"Kita harus sewa lagi tempat lain untuk gudang supaya cukup, tapi di Padalarang cukup susah mencari tempat yang luas untuk menyimpan logistik," ucap Adi.

Menurutnya, sewa tempat baru untuk gudang logistik tersebut memang perlu karena kantor yang saat ini kondisinya sudah sangat sempit akibat masih ada beberapa barang eks logistik dan arsip pemilu tahun sebelumnya.

"Tadinya kan logistik dan arsip eks pemilu itu disimpan di gudang, cuma karena tidak ada anggaran gudang, kita ambil kembali sehingga sekarang disimpan di kantor," katanya

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Pesan Khusus ke Pasukan Komponen Cadangan Wapres Ma'ruf Amin: Harus Selalu Siap Kapan Saja

Beri Pesan Khusus ke Pasukan Komponen Cadangan Wapres Ma'ruf Amin: Harus Selalu Siap Kapan Saja

Jabar | Kamis, 08 September 2022 | 15:53 WIB

Honorer Pemda KBB Terancam Tak Digaji Akhir Tahun Ini, Sekda Siapkan Timsus

Honorer Pemda KBB Terancam Tak Digaji Akhir Tahun Ini, Sekda Siapkan Timsus

Bandungbarat | Sabtu, 03 September 2022 | 14:11 WIB

Diduga Tertular dari Suami, Sejumlah Ibu Hamil di Bandung Barat Terinfeksi HIV

Diduga Tertular dari Suami, Sejumlah Ibu Hamil di Bandung Barat Terinfeksi HIV

Jabar | Kamis, 01 September 2022 | 14:00 WIB

Honorer di Bandung Barat Terancam Tak Digaji Akhir Tahun, Pemerintah Sampaikan Solusi Ini

Honorer di Bandung Barat Terancam Tak Digaji Akhir Tahun, Pemerintah Sampaikan Solusi Ini

Jabar | Kamis, 01 September 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:52 WIB

×