"Pelaku dan korban menjalin hubungan asmara. Pelaku tahu (korban) punya pasangan lain, di insta story, ternyata punya pacar lagi. Pelaku minta ketemu untuk klarifikasi dan janjian di lokasi tersebut," jelasnya.
Pelaku dan korban lalu janjian bertemu di lokasi kejadian. Saat ketemu, pelaku meminta untuk berhubungan badan tapi ditolak.
Pelaku kemudian emosi dan mencekik korban. Setelah itu, kepala korban dipukul berulang kali menggunakan batu.
"Ini baru pengakuan awal. Kata pelaku, ia pengen dilayani berhubungan intimlah, tapi korban tidak mau. Jadi korban dicekik lalu dipukul dengan batu," bebernya.
Untuk memastikan lagi bahwa korban sudah meninggal, pelaku lalu memotong kaki korban menggunakan batu pipih.
"Pelaku mengakui telah memotong kaki korban menggunakan batu pipih dan dipisahkan dari badan. Motifnya karena emosi, geram sampai potong kaki," katanya.
Andi mengaku pelaku dan korban masih duduk di bangku sekolah. Mereka menjalin hubungan asmara baru dua bulan lebih.
Sumber: suara.com
Baca Juga: Ratusan Pesan Masuk WhatsApp Cak Imin, Data Pribadinya Diretas dan Disebar Bjorka