Suara.com - Rumor liar muncul menyebut Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie cerai.
Di tengah isu tak sedap itu, mendadak muncul komentar dari seorang perempuan yang mengaku jadi selingkuhan Ardi Bakrie.
Komentar itu kini viral dan menjadi omongan netizen di dunia maya setelah diunggah ulang akun Instagram Gosip Danu pada Selasa, 3 Februari 2026.
Akun itu secara terbuka meminta maaf ada Nia Ramadhani karena sudah menghancurkan rumah tangganya dengan menjadi orang ketiga.
"Buat Nia Ramadhani istri Ardi Bakrie. Maaf yang sebesar-besarnya nggak ada niat dalam hatiku menyakiti kamu dan anakmu atau membuat hancur rumah tanggamu," tulis akun tersebut, seolah penuh penyesalan.

Baru kemudian dia menceritakan tentang hubungannya dengan Ardi yang ternyata beberapa kali bertemu.
"Pertemuan antara aku dan Mas Ardi hanya lima kali pertemuan," tulisnya.
Dia menyebut tak ada niat merebut Ardi Bakrie dari Nia Ramadhani.
Bahkan dia merelakan harga dirinya untuk mengungkap aib tersebut.
Baca Juga: Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
"Tanpa prasangka atau niat buruk sedikitpun, bahkan untuk merebut apa yang selama ini ada padamu. Aku bahkan melepas harga diri dan nama baikku. Berat mengakui kesalahan dan aib ini. Maaf," imbuhnya.
Sayangnya akun gosip itu pun tak menunjukkan secara jelas akun itu siapa, namun ada foto seorang perempuan memakai hijab dengan latar belakang merah.
![Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat pada Sabtu (25/1/2025). Nenek Nia, Hanna Louise Poluan meninggal dunia pada Jumat (24/1/2025). [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/01/25/38351-nia-ramadhani-dan-ardi-bakrie.jpg)
Namun ada netizen yang menyebut jika komentar itu hanya bercandaan netizen di Threads saat rumor perceraian Nia dan Ardi dibicarakan.
Sementara itu, pihak Nia dan Ardi sudah membantah tentang rumor perceraian tersebut.
Hal ini disampaikan melalui asisten pribadi Nia Ramadhani, Theresa Wienathan.
Dia menyebut rumor itu hanya hoaks yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.