Pesawat Terbang Batalkan Penerbangan Karena Awan Ini

bandungbarat

Sabtu, 17 September 2022 | 11:19 WIB
Pesawat Terbang Batalkan Penerbangan Karena Awan Ini
Ilustrasi pesawat terbang, cara pakai Flightradar24 (Pixabay)

SuaraBandungBarat.Id - Sebelum lepas landas, pesawat terbang selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan faktor lainnya.

Jenis awan sangat berpengaruh dalam penerbangan karena dapat membahayakan pesawat. 

Beberapa jenis awan yang berbahaya bahkan bisa membuat suatu penerbangan dibatalkan.

Para ahli meteorologi menggunakan beberapa istilah Latin untuk menamai jenis awan yang mewakili bentuk dan karakteristiknya.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini empat jenis awan yang berbahaya untuk penerbangan:

1. Cumulonimbus
Awan Cumulonimbus merupakan awan mengerikan yang harus dihindari dalam dunia penerbangan.

Cumulonimbus adalah awan yang memuat badai petir dengan ciri khas awan berwarna gelap.

Awan jenis ini dapat mengakibatkan badai petir yang bergejolak hebat di atmosfer. Pesawat yang nekat terbang akan mengalami banyak masalah jika terbang masuk ke dalam jenis awan Cumulonimbus.

2. Awan Lenticular
Awan Lenticular adalah awan yang memiliki bentuk menyerupai lensa. Awan ini terbentuk dari keadaan yang sangat khusus dan umum ditemukan di atas pegunungan.

baca juga

arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Powered by GliaStudio
Ketika angin kencang bertiup menghantam gunung, awan biasa akan dipaksa naik oleh medan gravitasi.

Saat udara mendingin, awan Lenticular akan tercipta dan menutupi punggung bukit. Bentuk awan ini cukup indah untuk dilihat, namun dapat menyebabkan turbulensi di dunia penerbangan.

Para pilot umumnya akan menghindari awan jenis ini ketika terbang di area pegunungan atau bukit.

3. Awan Mammatocumulus
Awan Mammatus atau Mammatocumulus merupakan istilah untuk bentuk gumpalan-gumpalan menggantung yang terbentuk di dasar awan.

Nama Mammatocumulus sendiri diambil dari bahasa Latin mamma karena bentuknya yang mirip dengan payudara perempuan.

Awan jenis ini dapat menyebabkan turbulensi yang cukup hebat pada pesawat.

4. Awan Cumulus
Awan Cumulus yang umum ditemukan saat cuaca cerah ini juga termasuk ke dalam salah satu awan yang berbahaya untuk penerbangan.

Awan Cumulus merupakan awan putih yang mengembang dengan bentuk seperti bola kapas berbaris.

Cumulus terbentuk ketika atmosfer tidak stabil dan partikel air menjadi sangat tinggi. Atmosfer akan memberikan daya angkat uap yang tinggi, sehingga awan ini bisa mencapai ketinggian ribuan kaki.

Awan jenis ini akan mengakibatkan turbulensi bagi pesawat terbang dan jika pesawat terjebak di dalamnya, itu dapat mengakibatkan risiko yang cukup fatal.

Empat jenis awan di atas harus diwaspadai dan diketahui jika seseorang berencana untuk melakukan penerbangan.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesibukan Ghea Indrawari 7 Jam di Pesawat menuju Korea, Sempat Ganti Baju dan Gosok Gigi

Kesibukan Ghea Indrawari 7 Jam di Pesawat menuju Korea, Sempat Ganti Baju dan Gosok Gigi

Lifestyle | Sabtu, 17 September 2022 | 10:56 WIB

Heboh Awan Serupai Lafaz Allah Muncul di Langit Aceh

Heboh Awan Serupai Lafaz Allah Muncul di Langit Aceh

Purwokerto | Sabtu, 17 September 2022 | 09:26 WIB

6 Jenis Awan yang Menyebabkan Hujan, Jangan Lupa Bawa Payung!

6 Jenis Awan yang Menyebabkan Hujan, Jangan Lupa Bawa Payung!

Tekno | Sabtu, 17 September 2022 | 09:21 WIB

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

Purwokerto | Jum'at, 16 September 2022 | 23:27 WIB

Punya Masalah Psikologis Sebabkan Susah Jatuh Cinta

Punya Masalah Psikologis Sebabkan Susah Jatuh Cinta

Sumedang | Jum'at, 16 September 2022 | 22:37 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×