SuaraBandungBarat.id - Banyak yang penasaran dengan penyebab Anne Ratna gugat cerai Mulyadi. Seolah kompak keduanya enggan membeberkan alasan perceraian yang saat ini persidangannya masih terus bergulir.
Namun belum lama ini Anne Ratna membuat sebuah pengakuan jika Kang Dedi Mulyadi telah lama tak berikan nafkah lahir dan batin untuk dirinya serta tidak diberikan rasa aman dan nyaman sebagai seorang istri.
Rupanya persoalan hati seorang istri itu telah lama dirasakan oleh Anne Ratna. Meski tak sebutkan penyebab itu sebagai alasan perceraiannya dengan Dedi Mulyadi, akan tetapi kuat dugaan perasaan tersebut telah lama dirasakan oleh Bupati Purwakarta itu.
"Kebutuhan batin itu tidak melulu urusan ranjang, namun perlu seorang istri itu diberikan kenyamanan dan ketenangan hati agar seorang istri merasa dihargai oleh suaminya," tutur Anne Ratna mengutip dari SuaraBandungbarat.id Sabtu (5/11/2022)
"Saya ingin Kang Dedi Mulyadi jujur sudah berapa tahun tidak memberikan nafkah lahir dan batin," kata dia.
Tidak hanya itu saja video lama Anne Ratna sebagai Bupati Purwakarta saat memberikan sambutan dengan seorang anggota DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata.
Tak sungkan dalam video tersebut Anne Ratna mengungkapkan jika Dedi Mulyadi sering pergi pagi pulang pagi karena terlalu sibuk terjun ke masyarakat.
Baru-baru ini netizen akhirnya menemukan sebuah video yang menjadi jejak digital tentang bagaimana sosok Dedi Mulyadi di mata Ambu Anne.
Menariknya, dalam video tersebut, Ambu Anne bahkan tak segan mengatakan bahwa Dedi Mulyadi jarang ada di rumah sejak menjadi wakil bupati Purwakarta.
Diketahui karir politik Dedi Mulyadi memang cemerlang. Mulai menjabat jadi wakil Bupati, karirnya terus melejit naik dan saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI.
Pantas saja, Kang Dedi disebut jarang berada dirumah dan memiliki quality time dengan keluarga karena kesibukan pekerjaannya.
Sebagai seorang istri Anne Ratna sering merasa jika suaminya itu lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah karena tuntutan pekerjaan.
"Kang Dedi itu karena dia laki-laki ya, kalau laki-laki itu sepertinya, kalau bekerja itu fokus pak, kalau bahasa saya itu all out gitu Pak," terang Anne Ratna mengutip dari denpasar.suara.com
"Kalau Kang Dedi dulu itu jarang di rumah Pak. Jadi, berangkatnya subuh bersepeda, ngecek, nanti pulangnya pagi lagi, Pak, jam 3 jam 4," imbuh
Menurut Anne, Kang Dedi cenderung memberikan tanggung jawab pada istrinya, akan tetapi di posisi Ambu Anne yang sekarang menjabat sebagai bupati tak bisa lagi mengurus seluruh keperluan rumah termasuk soal urusan anak.