Pengusungan Putera Bupati Majalengka di Pemilu 2024, Dibunuh Secara Halus

bandungbarat

Rabu, 07 Desember 2022 | 11:08 WIB
Pengusungan Putera Bupati Majalengka di Pemilu 2024, Dibunuh Secara Halus
Dukungan terhadap anak bupati Majalengka Irfan Nur Alam (Ibin Nugraha)

SuaraBandungBarat.id-Rumor pencalonan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka H Irfan Nur Alam untuk maju menjadi Anggota DPR RI pada Pemilu 2024, merupakan jebakan Batman. Pengusungan putera Bupati Majalengka H Karna Sobahi itu syarat dengan permainan yang berujung jebakan agar masuk perangkap musuh.

"Didorongnya Irfan maju menjadi anggota DPR RI itu hanya jebakan menurut saya. Kalau bahasa gaulnya itu jebakan betmen. Karena dalam banyak alur cerita di komik, Batman sering kali tertipu oleh musuhnya, yang pada akhirnya masuk perangkap. Nah, kasus Irfan itu nyaris sama seperti itu," kata pemerhati kebijakan publik asal Kabupaten Majalengka, Ja'alussalam ini.

Menurut mantan aktivis mahasiswa ini, pola gerakan semacam ini, sangat mudah dibaca. Mereka beranggapan jika Irfan itu sangat polos dalam urusan politik. Sehingga dalam menyodorkan nama Irfan, akan mendapatkan respon positif dari yang bersangkutan. Sehingga mereka berkesempatan besar untuk mengolah dana suksesi. Atau paling tidak, dapat diberikan pekerjaan yang berbasis uang rakyat.

"Prediksi itu salah besar. Irfan sudah cerdas membaca persoalan ini. Ia tidak akan terjebak dalam permainan yang seolah-olah baik, tapi menjerumuskan dirinya,"ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung ini.

Masih dijelaskan Mantan Ketua Umum Himmaka Bandung ini, tentunya Irfan akan menolak secara mentah-mentah tawaran yang disuarakan kelompok opurtunis itu, yang dalangnya jelas pasti politisi.
Keberatan Irfan pun karena ia seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang karirnya tengah moncer. Irfan tidak akan gegabah memutuskan dan akan berpikir matang usulan yang dinilai politis ini. Ia akan mengkaji bagi dari segi politik, sosial maupun ekonomi. Terutama yang berkaitan erat dengan masa depan profesinya.

"Saya rasa Irfan akan memilih berkarir di birokrat ketimbang di politisi. Apalagi masa pensiunnya masih sangat lama. Ini yang akan menjadi alasan penolakannya, "ujarnya.

Selain itu pula, kata dia, jika dilihat dari peta kekuatan dukungan, ia masih lemah di dua kabupaten yang menjadi bagian daerah pemilihannya. Perlu berjibaku dan kerja keras untuk menutupinya. Karena untuk mendapatkan tiket di senayan, harus kuat dalam segala aspek dan memiliki pengalaman. Kekuatan figur, popularitas dan keterpilihan pun, harus melekat pada diri Irfan. Karena ketiga komponen itu kunci dasar dalam memenangkan pertarungan.

"Mungkin nama Irfan beken di Majalengka. Tapi kan di Sumedang dan Subang lemah. Belum lagi nanti kalau dia nyalon, akan bertarung dan berhadap hadapan dengan politisi kawakan. Seperti H Sutrisno, TB Hasanudin, KH Maman Imanulhaq, Nurhasan Zaidi, Maruarar Sirait, H Pepep Saeful Hidayat, Ineu Purwadewi S, dll. Sebagai rival, mereka jelas tidak akan tinggal diam. Atas pertimbangan itulah pencatutan Irfan agar maju di senayan jebakan oleh kelompok yang ingin menghabisinya melalui cara lain," paparnya.

Maka dari itu, lanjut dia, berkaca pada beragam pengalaman, Irfan saat ini harus berhati-hati terhadap bisikan orang-orang terdekatnya. Yang disinyalir mulai bermain di beberapa kaki. Terlebih memasuki tahun politik 2024, ini tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada kepentingan yang abadi. Apalagi sosok Irfan saat ini menjadi sorotan, sejak publiknya menyebutnya "putera mahkota".

baca juga

"Kalau memang benar pengusungan Irfan bukan kepentingan politik, itu harusnya Adiknya Iman yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Majalengka. Bukan kakaknya yang saat ini duduk sebagai birokrat dengan karir yang tengah berada di puncak,"pungkasnya.

Bahkan dalam kacamata ekstrem nya, sebut dia, target utama dari operasi politik ini, Bupati Majalengka H Karna Sobahi. Namun cara ampuh untuk melumpuhkannya dengan cara membidik dan mengkudeta Irfan terlebih dulu. "Kalau diumpamakan kerajaan, bupati itu raja, sedangkan irfan itu panglima perangnya. Jadi untuk memenangkan suatu pertempuran, harus menumbangkan panglima perangnya," tutup pria yang jarang tampil ke publik ini.

Sementara itu, Relawan Laskar Kecamatan Ligung dan Forum Kuwu Kecamatan Ligung mendeklarasikan dukungan kepada H Irfan Nur Alam untuk mencalonkan diri menjadi Anggota DPR RI. Serta mendukung Bupati DR H Karna Sobahi menjadi bupati majalengka 2024 - 2029.

Hal itu di motori Ketua Forum Kuwu Buntu Mochamad Rahmat Hidayat dan Ketua Laskar Ligung, Sama pada Rabu 30 November 2022 di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. (M Ibin Nugraha).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Masuk RS, Paginya Lord Rangga Petinggi Sunda Empire Meninggal

Malam Masuk RS, Paginya Lord Rangga Petinggi Sunda Empire Meninggal

Jatim | Rabu, 07 Desember 2022 | 10:58 WIB

Diumumkan Hari Ini, UMK DIY 2023 Dipastikan Naik

Diumumkan Hari Ini, UMK DIY 2023 Dipastikan Naik

Jogja | Rabu, 07 Desember 2022 | 10:57 WIB

Jelang Piala AFF 2022, Kapten Timnas Indonesia Ungkap Semangat Pemain Berapi-api

Jelang Piala AFF 2022, Kapten Timnas Indonesia Ungkap Semangat Pemain Berapi-api

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 10:56 WIB

Terkini

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

×