SuaraBandungBarat.id- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bandung Barat terus melandai. Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif aktif tersisa 18 orang.
Berdasarkan data Dinkes KBB pertanggal Rabu (18/1/2023) menyebut total terkonfiramasi positif covid-19 berjumlah 29.602 kasus dan 29.271 orang dinyatakan sembuh. Sementara itu, 312 orang diantaranya meninggal dunia.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, dari total 9.037 RT yang ada di Kabupaten Bandung Barat tidak ada yang berada pada zona merah dan orange.
“Artinya kasus covid-19 ini berhasil ditekan, dari jumlah total RT yang ada sebanyak 9006 RT berada pada zona hijau dan 31 RT di zona kuning,” katanya, Kamis (19/1/2023).
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh mayoritas warga yang masih terkonfirmasi positif covid-19 hanya mengalami gejala ringan. Hal tersebut terlihat dari keterisian rumah sakit rujukan covid-19 diangka 1,1 persen.
“Ketirisian Bad Occupancy Rate (BOR) dari total 148 bed yang tersedia hanya terisi dua pasien saja,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab Bandung Barat hingga saat ini terus menggenjot capaian vaksinasi terutama vaksin booster. Hal itu dilakukan agar herd immunity masyarakat terbentuk dengan baik.
“Total sasaran vaksinasi di Kabupaten Bandung Barat ini berjumlah 1.575.779 orang. Capaian vaksinasi untuk dosis pertama 1.432.441 orang (90.90%), dosis kedua 1.172.941 orang (74,44%), dosis ketiga 586.147 orang (48.49%) dan dosis keempat 3.677 (2,96%),” jelasnya.
Ia menyebut, capaian vaksinasi dan penanganan covid-19 yang maksimal tersebut merupakan kolaborasi dan sinergitas yang baik semua pihak termasuk jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Mulai Bikin Pusing Juri, Ini 5 Kontestan Indonesian Idol 2023 yang Jadi Perhatian
“Ini merupakan kerja keras kita bersama seluruh elemen masyarakat termasuk juga TNI dan POLRI yang berperan aktif menyasar vaksinasi ini secara door to door hingga pelosok di Bandung Barat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hengky Kurniawan pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.
“Jangan lupa 5 M tetap diterapkan terutama memakai masker untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tandasnya. (*)