SuaraBandungBarat.id - Berhubungan Intim merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh pasangan sah, dalam Islam hubungan intim juga di atur mengenai posisi atau gaya yang digunakan.
Dalam kitab Fathul Izar dijelaskan bahwa posisi yang paling nikmat serta dicintai oleh pasangan suami istri ketika berhubungan badan adalah ketika istri terlentang di atas ranjang, kemudian suami berada di atas istri.
Paling utamanya gaya posisi dalam berhubungan intim adalah istri tidur terlentang di atas punggungnya, tidur di atas kasur yang empuk dan lalu suami menaikinya sehingga suami berada diantara duduk dan tengkurap.
Dan kedua pinggulnya istri meninggi, sedangkan kepala istri berada pada posisi tegak lurus pada tempat pertengahan dalam keadaan tinggi. Maka posisi tersebut itu lebih nikmat dan dicintai.
Maka sesungguhnya hal itu termasuk sesuatu yang bisa membantu kehamilan, jadi posisi tersebut termasuk gaya yang bisa menyebabkan hamil. Kemudian sesudah suami mengeluarkan sperma, maka jangan tergesa-gesa untuk mencabut alat vitalnya dalam beberapa saat ditunggu dulu.
Tujuannya agar air maninya mengendap di dalam rahim istrinya, sehingga jika suami sudah mencabut alat vitalnya maka istrinya tidak kekal dalam posisi tersebut kemudian keadaan istri itu menjepit kedua paha beberapa saat.
Kemudian jika istri dalam keadaan terlentang maka itu lebih utama, karena sperma laki-laki akan mengendap di rahim istri sehingga proses kehamilan bisa lebih cepat.
Itulah penjelasan mengenai gaya hubungan intim yang bisa dilakukan dan menjadi rekomendasi bagi pasangan suami istri ketika berhubungan intim di ranjang. (*)
Sumber : Youtube Maktabah Alhuda
Baca Juga: Apa Manfaat Hubungan Intim di Malam Hari, Benarkah Bisa Berpengaruh pada Psikologi?