SuaraBandungBarat.id - Cara menjaga kesehatan yang paling baik adalah meneladani pola hidup Rasulullah. Beliau dikenal sebagai manusia tersehat sepanjang sejarah. Dalam hidupnya, Nabi Muhammad hanya mengalami sakit sebanyak 2 kali. Yakni saat diracuni oleh orang Yahudi dan saat menjelang kematiannya. Selain dari itu, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam selalu tampak sehat dan bugar.
Nah, kalau kamu ingin tahu apa sih tips sehat ala Rasulullah? Kamu bisa langsung simak ulasannya dibawah ini!
1. Hanya mengonsumsi makanan halal
Tips sehat ala Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang pertama adalah selalu mengonsumsi makanan halal. Beliau mematuhi dasar hukum Islam untuk tidak memakan makanan haram. Sebab jika Allah sudah melarang pastinya hal itu tidak baik untuk tubuh.
“ Maka makanlah rezeki yang halal lagi suci yang telah diberikan Allah kepada kamu. ” (QS. An Nahl: 114).
2. Mengonsumsi makanan bergizi
Jaman dahulu belum ada makanan funkfood atau makanan kemasan. Sumber makanannya cenderung berasal dari bahan-bahan alami. Maka itu orang di masa dulu tubuh sehat dan jarang sakit. Begitupun dengan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, pola makan sehat ala Rasulullah adalah mengonsumsi makanan bergizi. Seperti buah delima, kurma, madu, zaitun, buah tin, ikan laut, gandum, suus, sayuran dan daging.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “ Barangsiapa setiap pagi mengkonsumsi tujuh butir kurma ‘Ajwah, maka pada hari itu ia akan terhindar dari racun dan sihir. ” (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan
Baca Juga: Musim Depan, Liga 1 Bakal Ganti Nama Jadi Liga Indonesia
Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam adalah seseorang yang selalu menyempurnakan wudhunya. Beliau mencuci tangannya sampai ke sela-sela hingga bersih. Maka itu, tak heran Nabi tidak pernah mengalami gangguan pencernaan atau sakit perut walaupun makan dengan menggunakan tangan.
Diriwayatkan oleh Laqith bin Shabrah, katanya, “ Aku berkata: ‘ Wahai Rasulullah, kabarkan kepadaku tentang wudhu? ' Nabi berkata, “ Sempurnakan wudhu-mu, dan sela-selah antara jari-jemarimu, dan bersungguh sungguhlah dalam memasukkan air ke dalam hidung kecuali jika kamu dalam keadaan berpuasa.' ” (HR. Tirmidzi).
4. Membaca doa sebelum dan sesudah makan
Cara makan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam selalu membaca doa sebelum dan sesudah makan. Ini bertujuan agar makanan yang dikonsumsi lebih berkah, menjadi obat dan tidak membuat perut jadi rakus.
5. Mengonsumsi makanan dengan tangan kanan
Dari sisi agama, seseorang diwajibkan makan dengan tangan kanan sebab jika menggunakan tangan kiri akan diikuti setan. Sedangkan bila dikaji secara medis, makan dengan tangan kiri memang tidak bagus karena tangan kiri sering digunakan untuk mencuci area intim, sehingga kemungkinan bakteri bisa bersarang di dalam jari.
Dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “ Jika salah seorang dari kalian makan, maka makanlah dengan menggunakan tangan kanan, dan jika ia minum, maka minumlah dengan menggunakan tangan kanan, karena sesungguhnya setan itu makan dan minum dengan menggunakan tangan kiri. ” (HR. Muslim).
6. Merawat kebersihan badan
Walaupun Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam memiliki kesibukan yang tinggi, namun beliau tidak pernah melupakan untuk merawat badan. Sebab Allah Ta’ala pun menyukai keindahan dan kebersihan.
“ Sesungguhnya Allah itu bersih, Dia cinta kebersihan. ” (HR. Tirmidzi).
“ Hal yang fitrah itu ada lima atau lima hal merupakan fitrah, yaitu khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur kumis. ” (HR. Al-Bukhari)
7. Menjaga Kebersihan Lingkungan
“ Sesungguhnya, Allah Swt. baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, murah hati dan senang pada kemurahan hati, serta dermawan dan senang pada kedermawanan. Karena itu, bersihkan halaman rumahmu dan jangan meniru orang-orang Yahudi. ” (HR. Tirmidzi).
8. Rutin menggosok gigi
Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu. ” (HR. Bukhari)
9. Makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang
Dalam hadist juga dijelaskan: “ Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya. ” (HR. Tirmizi dan Ibnu Majah)
(*)