Viral Warga Curhat Dipalak Saat Lintasi Jalur Baru Pangandaran, Ini Kata Kepala Disparbud Pangandaran

bandungbarat

Kamis, 23 Maret 2023 | 23:43 WIB
Viral Warga Curhat Dipalak Saat Lintasi Jalur Baru Pangandaran, Ini Kata Kepala  Disparbud Pangandaran
Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari dalam konferensi pers. Pernyataan tentang jalur baru di pesisir Pantai Pangandaran. (Tangkapan layar akun tiktok Info Pangandaran)

suarabandungbarat.id – Saat ini, media sosial diramaikan oleh curhatan warga yang mengaku dipungut biaya saat melewati jalur baru di daerah pesisir Pantai Pangandaran. Hal itu menjadi sebuah keluhan, apalagi beberapa warga bukan sedang berwisata.

Keluhan warga tersebut akhirnya sampai ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan atau Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari.

Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari itu akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait jalan baru yang berada di pesisir Pantai Pangandaran tersebut.

Berikut isi pernyataan tentang jalan yang berada di pesisir Pantai Pangandaran, oleh Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari yang dikutip dari akun tiktok Info Luar.

Beberapa warga Pangandaran yang mengeluh lantaran dipungut biaya sebesar Rp 60.000 saat memasuki jalur baru yang menghubungkan pesisir Pantai Pangandaran. 

Kepala Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari mengatakan bahwa jalur baru antar Pantai dari Pantai Batukaras ke Madasari yang perjalanannya dipersingkat merupakan jalur wisata.

Menurut Tonton, tujuan dibangunnya jalur pesisir yang baru itu untuk meningkatkan PAD atau Pendapatan Asli Daerah, sehingga ada tarif yang ditetapkan untuk menggunakan jalur tersebut.

“Jalur wisata itu kan dibuat untuk memperkaya PAD, sekarang kalau membangun jalur lintas pesisir jika tujuannya bukan buat PAD, untuk apa lagi”, kata Tonton.

Tonton merespon keluhan warga di media sosial tersebut. Menurutnya, apa yang dialami pemilik akun tersebut bukan membayar untuk jalur baru, melainkan untuk biaya retribusi Pantai Batukaras.

baca juga

“Pemahaman masyarakat itu seolah-olah menginjak Jalan Anyar yang harus bayar. Jadi, bukan ngiring langkung, ya harus bayar retribusi, ini pemahaman yang harus diedukasi soal jalan wisata”, ucapnya.

Tonton mengatakan, jalan lintas pesisir itu bukan jalur umum, melainkan jalur destinasi wisata yang mempermudah akses wisatawan.

Demikian pernyataan  Kepala Disparbud Pangandaran, Tonton Guntari tentang jalur baru yang menghubungkan pesisir Pantai Pangandaran yang membuat warga harus membayar saat melintasi jalur tersebut.(*)

Sumber: Akun tiktok Info Luar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Membuat Konten Live Streaming di Tengah Jalan, Petugas Menghimbau Seorang Wanita Berhenti Melakukan Aksinya

Diduga Membuat Konten Live Streaming di Tengah Jalan, Petugas Menghimbau Seorang Wanita Berhenti Melakukan Aksinya

Bandungbarat | Kamis, 23 Maret 2023 | 22:57 WIB

Sosok Aiptu Torus, Polisi Lalu Lintas yang Viral Diseruduk Fortuner di Rawa Buaya

Sosok Aiptu Torus, Polisi Lalu Lintas yang Viral Diseruduk Fortuner di Rawa Buaya

News | Kamis, 23 Maret 2023 | 17:54 WIB

Viral Penumpang Dilarang Bawa Bika Ambon ke Kabin Pesawat, Begini Respon Bos Garuda Indonesia

Viral Penumpang Dilarang Bawa Bika Ambon ke Kabin Pesawat, Begini Respon Bos Garuda Indonesia

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:44 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×