SuaraBandungBarat.id – Selama manusia hidup, baik kenikmatan maupun permasalahan akan selalu hadir tanpa pandang bulu, nikmat dan masalah datang dari Allah SWT sebagai titipan, maka Allah dapat mengambilnya lagi sewaktu-waktu.
Kebanyakan manusia terampil dalam menerima nikmat, namun belum tentu terampil dalam menghadapi masalah.
Ada kalanya, seseorang memperoleh masalah yang membuat hidupnya terasa sesak dan sempit, sehingga dirinya tidak mengetahui jalan keluar dari permasalah tersebut.
Al-Imam, Ibnul Jauzi pernah mengatakan, “Saya melewati musibah yang membuat seseorang itu merasa sesak dan sempit sehingga menghadirkan kesedihan yang sangat luar biasa, yang memakan waktu cukup lama dan saya berusaha berpikir keras demi memperoleh solusi dari kesedihan yang berlapis-lapis ini, semua upaya saya coba, yang saya ketahui, dan saya tidak menemukan jalan keluarnya,”
“Beliau menggunakan semua trik yang beliau ketahui, dari seluruh sisi yang beliau mampu, dari seluruh pendekatan yang beliau bisa lakukan,” ucap Ustadz Muhammad Nurul Dzikri, dilansir dari kanal YouTube Muhammad Nurul Dzikri pada Senin (10/04/2023).
Lalu hadirlah firman Allah melalui potongan sebuah ayat Al-Quran dalam surat Ath-Thalaq ayat 2
Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.”
“Maka aku pun sadar dan aku pun mengetahui bahwa ketaqwaan adalah solusi dari setiap kesedihan dan kepedihan. Semenjak saat itu, tidaklah aku berusaha bertaqwa kepada Allah dalam setiap musibah, kecuali aku mendapatkan solusinya,” demikian ungkap Ibnul Jauzi.
”Dan dari sini kita semakin sadar betapa baiknya Allah SWT yang mensyariat kita puasa Ramadhan untuk mempermudah jalan ketaqwaan tersebut, dan apabila Anda bertaqwa, maka itu pertanda masalah-masalah kita akan diberikan solusi oleh Allah SWT,” terang Ustadz Muhammad Nurul Dzikri.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Ganti QRIS di Kotak Amal Masjid, Diduga Sudah Beraksi di Empat Lokasi Berbeda
Manusia ditimpakan masalah atau ujian, tidak lain, salah satunya untuk menguji ketaqwaannya.
Semakin tinggi kadar ketaqwaan seorang Muslim, maka semakin mulia derajatnya di sisi Allah SWT.(*)
Sumber: YouTube Muhammad Nurul Dzikri