SuaraBandungBarat.Id – Meski menerma gaji sebesar 200 juta setiap bulannya, Lucky Hakim lebih memilih untuk mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Indramayu. Baru-baru ini, ia mengungkapkan alasan dirinya mundur.
Lucky Hakim diundang ke acara Podcast Dr. Richard Lee, dengan membahas tentang pengunduran diri dari jabatan Wakil Bupati. Sebelumnya, Lucky Hakim menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Indramayu pada tahun 2021. Tetapi inilah yang menjadi tujuan awalnya ikut bergabung dengan dunia politik.
“Nah tujuan saya jadi Wakil Bupati adalah ya waktu itu membangun, dan ketika udah jadi terus tidak bisa membangun, terus saya ngapain? Walaupun dibayar. Walaupun mendapatkan segala tunjangan dan lain-lain,” ucapnya dikutip Kamis, (13/04/2023).
Dengan gaji yang ia terima, Lucky Hakim mengaku bahwa dia tidak merasa nyaman jika tidak ada yang bisa ia kerjakan. Ia pun membandingkan gajinya dengan karyawan biasa.
“Untuk sebagian orang akan merasa nyaman digitukan, karena kalau karyawan mungkin gajinya, berapa gaji karyawan. Katakanlah 15 juta satu bulan,” katanya.
Lucky Hakim, mengungkapkan anggaran dana yang dikelola pemerintah Indramayu. Serta apa saja yang menjadi tunjangan-tunjangan yang ia terima jika masih menjabat sebagai Wakil Bupati.
“Ini kalau Wakil Bupati, saya ya saya gak bilang Wakil Bupati di seluruh seantero Indonesia, karena beda tergantung anggarannya, ini kan 3,7 triliun berarti dana yang dikelola tuh besar, pungutan pajak itu besar. Jadi kalau misalkan mungut pajak itu nanti ada namanya insentif pajak. Jadi kita mendapatkan fee dari pemungutan pajak dll,” ungkap Lucky.
Dengan hasil anggaran dan tunjangan maupun fasilitas yang berhak diterima oleh Lucky, Lucky pun tetap tidak bisa mengambil jabatan itu karena tidak ada lagi yang bisa dia kerjakan. Dan memilih untuk mengundurkan diri.
“Saya tuh bisa menerima segala fasilitas dan lain-lain ya, itu saya tuh bisa menerima segala fasilitas dari hal-hal lain tuh sekitar 200 Juta,” bebernya. (*)
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persis Menang 1-0 di Maguwoharjo, Persik Gagal Lewati Rekor PSM
Sumber Berita : Youtube / dr. Richard Lee, MARS