bandungbarat

Kepergok Anak Pas Gituan? Hati-Hati loh Bisa Menyebabkan Trauma, Begini Penjelasan Dokter Boyke

bandungbarat Suara.Com
Minggu, 16 April 2023 | 22:18 WIB
Kepergok Anak Pas Gituan? Hati-Hati loh Bisa Menyebabkan Trauma, Begini Penjelasan Dokter Boyke
Ilustrasi, ketika melakukan hubungan suami istri tidak boleh terlihat anak. (freepik.com/Racool_studio))

SuaraBandungBarat.id - Melakukan hubungan suami istri merupakan suatu hal yang wajar bagi pasangan menikah.

Bahkan selain untuk beribadah, melakukan hubungan suami istri juga merupakan tujuan dari pasangan melakukan pernikahan.

Dengan melakukan hubungan suami istri, setiap pasangan menikah sama-sama memuaskan hasratnya serta berharap agar diberikan keturunan.

Namun ada hal yang perlu diperhatikan apalagi ketika pasangan menikah yang melakukan hubungan suami istri tersebut sudah memiliki anak.

Jangan sampai sang anak melihat orang tuanya sedang melakukan hubungan suami istri karena bisa berakibat fatal.

Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS yang kerap disapa dr. Boyke menerangkan alasan dan akibatnya.

Menurut Dokter Boyke, seorang anak yang melihat orang tuanya melakukan hubungan suami istri bisa saja mengalami trauma.

Ha tersebut dikarenakan sang anak akan menganggap bahwa ibunya sedang disakiti, maka dari itu akan menimbulkan ketakutan dalam dirinya.

Penjelasan tersebut diungkapkan dr. Boyke dalam tayangan video Tiktok Sobat Sehati saat mengisi acara Tonight's Clinic.

Baca Juga: Sebentar Lagi 40 Hari Meninggalnya Arya Saputra, Keluarga Minta Polisi Tangkap Pelaku Utama Secepatnya

"Anak-anak meskipun itu umurnya lima tahun, tiga tahun pun kalau melihat hubungan seks orang tuanya itu akan mengakibatkan trauma secara psikologis," kata dr. Boyke.

Rintihan yang keluar karena kenikmatan justru bisa dianggap lain oleh anak-anak yang melihatnya.

"Kadang-kadang kan ada suara rintihan dan sebagainya, si anak kan merasa bahwa mamanya itu disakitin," sambungnya.

Dampak negatif lainnya yaitu seorang anak terutama wanita tidak ingin menikah karena takut disakiti seperti ibunya.

"Kalo Dia anak perempuan, Dia takut untuk menikah," jelasnya.

Untuk mengatasi semua itu, maka coba jelaskan kepada sang anak bahwa itu bukan disakiti, tapi itu hubungan kasih sayang orang tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI