SUARA BANDUNG BARAT - Sejumlah orang masih menganggap bahwa benih mani dan sel pria (sperma) adalah serupa dan sama.
Memang, secara lahiriah kedua barang ini sama-sama keluar dari organ vital laki-laki saat ejakulasi.
Padahal, kedua hal tersebut berbeda. Hal ini pula telah disampaikan dan dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail melalui akun YouTubenya.
"Air mani itu adalah yang kita keluarkan saat ejakulasi. Kalau sperma itu adalah sel laki-laki yang tugasnya membuahi sel telur yang adalah bagian dari air mani" ungkap dr. Saddam Ismail sebagaimana kami kutip pada Kamis (15/6/2023).
Ciri-ciri benih mani menurut dr. Saddam Ismail adalah warnanya putih kadang ada pula yang keruh, hal tersebut diakibatkan tingginya kandungan protein yang ada dalam air mani.
Selanjutnya, beni mani memiliki aroma yang khas seperti cairan pemutih atau pun bau pandan karena di dalamnya mengandung keasaman (ph) yang dimaksudkan agar sperma di dalam air mani tidak rusak.
Sedangkan, sel yang dikeluarkan pria tidak bisa dilihat dengan mata telanjang melainkan harus menggunakan mikroskop.
Bentuknya sekilas mirip kecebong yang memiliki ekor.
"Sel sperma ini tugasnya nanti ketika bertemu sel wanita (ovum) maka akan terjadi pembuahan yang menghasilkan kehamilan" papar dokter yang telah diikuti 1,9 juta subscriber tersebut.
Baca Juga: Tidak Dipidana, Denny Indrayana Sebut Mahkamah Konstitusi Beri Ruang Kebebasan Berpendapat
Dari fungsinya, benih mani memiliki fungsi sebagai pembantu agar sperma tidak mati ketika masuk ke organ reproduksi wanita.
Selain itu dapat juga membantu sel pria tersebut untuk bergerak berenang ke sel telur.
Sedangkan, sel sperma untuk bertemu sel telur yang melahirkan pembuahan dan kehamilan selain itu juga membawa kromosom x atau y yang bakal menentukan bakal janin bayi.
Jadi, kedua hal tersebut, sperma dan benih mani berbeda yak. Jangan sampai salah lagi dalam mengartikan keduanya. (*)